oleh

Pemkab Rembang Tingkatkan Pemeriksaaan Ibu Hamil untuk Cegah Stunting

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang akan melakukan sejumlah cara, untuk menekan angka stunting. Salah satunya, dengan meningkatkan pemeriksaan ibu hamil.

“Semula empat kali, kini menjadi enam kali pemeriksaan,” ucap Ali pada kegiatan rembuk stunting di aula lantai IV Kantor Bupati Rembang, Kamis (10/6/2021).

Disampaikan, upaya tersebut perlu dilakukan, sebab angka stunting di Kabupaten Rembang terus meningkat. Berdasarkan riset kesehatan dasar, angka stunting pada 2019 sebesar 22,9 persen, kemudian pada 2020 naik menjadi 24,97 persem.

Baca Juga  BKKBN Targetkan Stunting Turun 14% pada 2024

Menurutnya, salah satu pemicu kenaikan angka stunting tersebut, adalah pandemi Covid-19. Ali mencontohkan, karena pandemi, tiap kali warga membutuhkan layanan Posyandu, harus dirapid dulu, sehingga partisipasinya menurun tajam. Selain itu, pernikahan usia muda juga turut berpengaruh.

“Hal itu membuat pola asah asih asuh menjadi belum optimal,” tuturnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menuturkan, perlu dukungan banyak pihak untuk mengatasi stunting pada anak, sehingga tidak bisa dibebankan kepada Dinas Kesehatan saja.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pelaporan Keuangan, Biro Keuangan Monev dengan Kemenkumham Malut

“Supaya memonitor bayi dalam kandungan sampai dua tahun di luar kandungan, diawasi tenaga kesehatan dan lembaga-lembaga keagamaan yang ada di sekitarnya. Insyaallah melalui kolaborasi ini penanganan stunting bisa cepat teratasi,” ujarnya. (*/cr1)

Sumber: jatengprov.go.id

News Feed