oleh

Dua Warga Korban Kebakaran Harapakan Perhatian dari Pemerintah

LEBAK – Dua janda korban kebakaran gas elpiji bocor, Pasalnya  berawal hendak menyalakan kompor gas elpiji di dapur rumahnya, sehingga kedua orang warga Kampung Sasak, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak,  kabupaten Lebak Provinsi Banten, Mengalami luka bakar serius di separuh badanya, akibat tabung gas elpiji 3 kg yang di pergunakannya bocor.” Hingga membakar ruangan dapur dan membakar ke duanya, kini kedua janda tersebut masih di rawat di RSUD Ajidarmo Rangkasbitung.

BACA JUGA:  Pengukuhan Pengurus Pokja Wartawan Provinsi Banten Priode 2021 – 2024 Akan Dilaksanakan

Dikatakan Uun, selaku humas Karang Taruna Kancil Mas Desa Bojongleles kepada awak media, bahwa Insiden kebakaran tersebut terjadi pada Kamis pagi (14/1/2021) pukul 05:00 Wib, Eneng (49) dan Suryanah (47) merupaka pedagang nasi uduk di simpang kampung Sasak.

Diketahui bahwa seperti biasa keduanya bangun subuh dan langsung mempersiapakan masakan yang akan di hidangkan di pagi harinya, namun naas, gas elpiji yang sedang iya pergunakan bocor.

BACA JUGA:  Pengikut MRS Todongkan Senpi dan Sajam ke Anggota Polri di Tol Japek

Eneng dan Suryanah pun langsung mengganti dengan yang baru. Namun begitu di nyalakan kembali, bukan hanya kompor Gasnya saja yang menyala, tetapi seisi ruangan dapur di penuhi api hingga membakar keduanya.”  kata Uun, Sabtu (16/1/2021) “ Dikutip Bungasbanten.id – Group  siberindo.co

“ Lanjut Uun, atas insiden kebakaran ini semoga jadi perhatian untuk kita semua, agar waspada akan bahaya gas elpiji yang mengalami kebocoran, dan ruangan dapurpun harus ada pentilasi udara agar tidak terjadi kebakaran yang di alami oleh tetangga kita ini.

BACA JUGA:  Polda Banten Amankan 14 Orang Dalam Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Kampus UIN Serang

” Maka kepada para pengusaha Gas Elpiji ataupun pemerintah kabupaten Lebak melalui Dinas terkait, saya mohon kiranya ada perhatian kepada kedua korban kebakaran di kampung kami.  “ Mengingat kedua korban tersebut bersetatus Janda, yang mana untuk biaya hidup sehari harinya, hanya mengandalkan dari jualan uduk saja ” Pungkasnya * (REDAKSI)

News Feed