oleh

Jadi Satu-satunya Partai Yang Maju Tanpa Koalisi di Pilkada 2020, Golkar Tangsel Jadi Pertaruhan Nasional  

TANGERANG,SIBERINDO.CO–Ada yang unik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini di Tangerang Selatan (Tangsel). Tercatat secara faktual, bahwa Partai Golkar Tangerang Selatan ini jadi satu-satunya partai politik yang berani maju di Pilkada tanpa ada koalisi dengan partai pemilik parlemen manapun se-Indonesia. 

“Dari 270 Pilkada, Golkar dipastikan maju dan mengusung calon dengan menjalin berkoalisi dengan parpol pemilik kursi di parlemen. Tapi, ada yang unik di Tangsel, di kota ini, Golkar benar-benar ajaib dan berani mengusung calonnya tanpa koalisi dengan partai manapun. Ini jelas pertaruhan,” kata Sanusi, Direktur Tangerang Leadership Management (TLM), kepada redaksi24.com Jumat (25/9/2020).

Yang dilakukan Golkar Tangsel ini, kata Sanusi, bahkan bukan hanya jadi pertaruhan DPD Golkar Tangsel, namun juga pertaruhan DPD Golkar Provinsi Banten, bahkan bisa jadi barometer bagi Dewan Pimpinan Pusat(DPP) Golkar. 

“Kalau dalam pertarungan pilkada di kota ini Golkar bisa menang, Golkar Tangsel bisa jadi percontohan bagi Golkar manapun di Indonesia,” kata ria yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Kota Tangerang ini.

Melihat fakta ini, Sanusi menyarankan, semua pihak di Golkar, mulai dari DPD Kota, DPD Provinsi, sampai DPP harusnya dapat berkonsentrasi penuh untuk menenangkan calon yang diusung Golkar tersebut. “Kalau mau melihat kekuatan sesungguhnya Golkar ya bisa dilihat di Tangsel ini. Kalau menang, membuktikan bahwa Golkar bisa bertarung serius di masa mendatang, siapapun penantangnya. Tapi kalau kalah, ini juga pertaruhan bagi Golkar se-Nasional,” ucapnya.

Lebih rinci Sanusi menyebutkan, dari 37 Pilkada di tingkat Kota/Kabupaten 2020, hampir dipastikan 36 daerah Kota, Golkar melakukan koalisi. Dengan rincian sebagaimana berikut. Golkar-PKB di 14 daerah, Golkar-Gerindra di 16 Daerah, Golkar-PDIP di 9 Daerah, Golkar-Nasdem 14 daerah, Golkar-Berkarya 1 daerah, Golkar-PKS 17 daerah, Golkar-Perindo 2 daerah, Golkar-PPP 9 daerah, Golkar-PSI 4 daerah, Golkar-PAN 16 daerah, Golkar-Demokrat 17 daerah, Golkar-PBB 1 daerah, dan Golkar-PKPI 2 daerah. “Jelas dan nyata, hanya Tangsel yang tanpa koalisi dengan siapapun. Disinilah pertaruhan dan uniknya,” imbuh Sanusi.

Sekali lagi mantan wartawan ini  menegaskan, konsentrasi pemenangan Golkar di Pilkada Tangsel harus benar-benar maksimal. Sebab, dengan dikeroyok seluruh parpol lain, kemenangan Golkar di Tangsel ini bisa menunjukkan wajah Golkar sesungguhnya di kancah nasional di masa mendatang. “Kalau Tangsel kalah, Golkar akan semakin tergerus. Kalau menang, Golkar bisa makin mulus jadi Partai pemenang di Pemilu 2024 mendatang. Inilah pertarungan sesungguhnya Golkar melawan partai lainnya di masa depan,” pungkasnya.(Hendra)

News Feed