LEBAK – Pengerjaan bangunan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN ) 1 Wanasalam mandek, diduga kuat karena upah tenaga pekerja tidak dibayar oleh pelaksana di proyek tersebut.
Diketahui, di lokasi terpampang Papan Informasi Publik (PIP) Pemerintah Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan : Pengelolaan PendidikanSekolah Menengah Kejuruan. ” Pekerjaan : Belanja modal bangunan gedung tempat pendidikan Pembangunan prasarana SMKN Kabupaten Lebak (DAK) Lokasi : SMKN Kabupaten Lebak.Nomor SPK 900/0033/KKJK/DINDIKBUD/2021. Tanggal SPK : 12 Juli 2021.Nilai Pekerjaan : 3.505.042.000,-.
Waktu pelaksanaan : 120 (Seratus Dua Puluh) hari kalender. Sumber dana : DAK Tahun Anggaran 2021. Pelaksana : CV. Cahaya Ali Pratama.
Selain itu terlihat pula pemasangan pondasi di tanah urugan diduga tidak digali terlebih dahulu.
Salah satu tenaga kerja di proyek SMKN 1 Wanasalam yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, “Kami kerja disini tidak segera dibayar, sedangkan kami kerja ini butuh untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Untuk itu kami istirahat dulu bekerjanya dan setelah nanti upah kami dibayar maka kami pun siap melanjutkan pekerjaan.” terangnya, Rabu (1/9/2021) Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co
Sementara, Endang Jamri, salah seorang security SMKN 1 Wanasalam, saat ditemui Bungasbanten.id , membenarkan hal tersebut.
“Ya Pak… Proyek disini mandek, karena menurut informasi bahwa yang bekerja disini upahnya belum dibayar. Mereka itu bukan tak mau bekerja, namun mereka belum menerima upah sehingga mereka pun istirahat dulu.” ujarnya. Rabu (1/9/2021)
Diketahui bahwa lokasi SMKN 1 Wanasalam di Desa Parungsari Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana CV. Cahaya Ali Pratama belum bisa dihubungi. Wartawan terus menggali informasi guna pemberitaan lebih lanjut.* ( UZEX / SUHENG)










