LEBAK, – Jalur Kadubitung-Bujal merupakan salah satu titik rawan bencana di kampung Seah, Desa Cipanas, Kecamatan cipanas, kabupaten Lebak. Rencananya akan segera direalisasikan, pasalnya pada hari Rabu (2/9/2020), telah di laksanakan peninjauan dan pengukuran jalan.
Hal ini di benarkan oleh salah seorang pegawai PUPR Kabupaten Lebak Anad, kepada wartawan mengatakan, dirinya beserta tim dari kabupaten sengaja datang langsung untuk meninjau Lokasi.
“Rencana Relokasi ini melibatkan tiga instansi di kabupaten Lebak yaitu, PUPR, PERKIM, dan BPN selaku teknis lapangan agar dalam pembangunannya nanti bisa sinkron dan berjalan lancar. Jalan yang akan direlokasi sepanjang kurang lebih 400 meter, dengan lebar 6 meter, usulan dan pengajuan dari pemerintah Desa Cipanas pasca bencana alam longsor di kampung seah.” ungkapnya
“setelah selesai pengukuran dan verifikasi, pelaksanaan pembangunan belum bisa di tentukan waktunya, menunggu informasi dari Pemda Lebak,” lanjutnya
Ia mengatakan, “Harapan saya setelah terlaksananya pembangunan relokasi jalan ini semoga bisa menunjang akses perekonomian serta kenyamanan pengguna jalan di jalur ini.” pungkas Anad
Di tempat yang sama Endang Sukendar kepala Desa Cipanas, berharap relokasi ini bisa berjalan dengan lancar.
“Semoga pembangunan cepat terealisasi Kami mohon dukungan dari semua pihak, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan langsung untuk para pengguna jalan pada umumnya, khususnya warga desa Cipanas“,tegasnya.
Ujang, selaku warga setempat dengan antusias menuturkan, agar Relokasi pembangunan jalan ini segera terealisasi secepatnya.
“Kami sangat gembira menyambut kedatangan tim dari kabupaten. Rencana ini semoga bukan hanya sebatas wacana, sebab kami sangat membutuhkan akses jalan yang aman dan nyaman. Jika jalan di titik ini tidak segera direlokasi, kami khawatir kedepannya jika curah hujan tinggi, sungai ciberang Banjir akan mengikis bantaran sungai, sehingga terjadi longsor lagi“, Tutur Ujang (Ubung)











Komentar