PANDEGLANG – – Pesta Demokrasi pemilukada serentak di Kabupaten Pandeglang yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang dapat berjalan dengan lancar. Sehingga antisipasi yang dapat menghambat jalannya pilkada sudah dilakukan.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pandeglang Gunawan Rusmito menyampaikan dirinya sudah melakukan antisipasi yang mengganggu jalan nya pilkada. “Kami sudah mengajukan masker kepada BPBD Banten dari kekurangan yang disediakan BPBD Kabupaten sebanyak 20%,” katanya.
Selain kekurangan masker kata dia, antisipasi lainnya seperti kesiap siagaan bencana juga sudah dilakukan guna mensukseskan pilkada Pandeglang. “Saya berharap tidak terjadi bencana, tapi kan kita gak tau, jika memang terjadi Banjir misalnya, kita sudah berkordinasi dengan BPBD Kabupaten dan Dinas Sosial untuk mencari dataran yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, sesuai Protokol Kesehatan (Prokes) bahwa masyarakat tanpa masker tidak boleh melakukan pemungutan suara. Hal ini kata dia, sudah ada kesepakatan dalam MOU antara KPU, Bawaslu, Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten, Polisi, dan TNI. “Untuk itu kami menekankan kepada tim kampanye paslon harus menyiapkan maker untuk masyarakat tanpa ada logo dari paslon tersebut , untuk lancarkan jalannya pilkada di Pandeglang 2020,” pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim dalam Rakor tersebut mengatakan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berjalan lancar, pemerintah harus memfasilitasi namun tidak memihak kepada pasangan calon manapun. “Pemerintah harus dapat menciptakan kondusipitas Pilkada, untuk itu ASN di Pandeglang harus netral,” ungkapnya
WH juga mengungkapkan selama 45 tahun menjadi aparat pemerintah, baru saat ini merasakan Pilkada dalam kondisi yang berbeda. “Pilkada sekarang ditengah pandemi, jadi harus menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya
Hadir dalam acara ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Prov Banten, Forkopimda Pandeglang, Wakil Ketua DPRD Pandeglang Fuhaira Amina, Sekda Pandeglang Pery Hasanudin, Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sudja’i, dan Ketua Bawaslu Pandeglang Ade Mulyadi. (Asp)










