oleh

Kepala SMK : Ada Siswi Akui Tak Lulus Sekolah Karena Menikah

LEBAK – Kepala SMK Negeri 1 Gunung Kencana, mengakui adanya siswi yang dinyatakan tidak lulus ujian sekolah karena menikah. Namun, keputusan itu dilakukan melalui hasil poting dewan guru.

Disebutkan, sebelumnya suami siswi tersebut menyatakan tidak terima jika istrinya tidak lulus ujian sekolah hanya karena alasan menikah. Dirinya pun sudah menemui Kepala Sekolah dan menanyakan terkait aturan yang digunakan, sehingga membuat keputusan yang disinyalir diskriminasi.

Suami siswi tersebut mengatakan, bahwa istrinya sudah menyeleseikan semua pelajaran di sekolah. Dia pun mengaku tidak terima dengan keputusan yang dibuat sepihak oleh sekolah yang menyebabkan istrinya tidak lulus ujian.

Baca Juga  Pokja Ekbispar Banten Santuni Anak Yatim Dan Dhuafa

“Saya tidak bisa terima perlakuan sepihak yang dilakukan sekolah sehingga istri saya dinyatakan tidak lulus ujian hanya alasan menikah.” Istri saya duduk di kelas XII dan sudah menyeleseikan semua pelajaran bahkan sudah mengikuti semua ujian sekolah,” kata Dudin, suami siswi yang tidak lulus ujian. Jum’at (2/7/2021) Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co

Lanjut Dudin, pihak sekolah sudah membuat keputusan yang diskriminasi, sebab tidak ada aturan yang melarang siswa atau siswi menikah, apalagi kata Dudin, sampai diakhir masa pendidikan siswi tersebut dinyatakan tidak lulus ujian hanya karena alasan menikah.

Baca Juga  Silmy Karim: Per September 2024, Imigrasi Cekal 7.614 WNA

“Ini tidak adil, dan saya menuntut keadilan. Kok bisa, padahal tidak ada aturan yang melarang siswi menikah,” imbuhnya.

Kata Dudin, keputusan pihak sekolah sudah menghambat jenjang pendidikan siswi tersebut. Padahal, dia sudah merencanakan akan melanjutkan jenjang pendidikan istrinya ke perguruan tinggi.

“Setelah lulus dari sekolah saya akan mendaftarkan istri saya kuliah di salah satu Universitas ternama di Banten, tapi istri saya malah tidak diluluskan oleh pihak sekolah. Keputusan itu sama saja menghambat pendidikan istri saya,” ujarnya.

“Kecuali istri saya sudah melanggar aturan yang dibuat sekolah sehingga harus tidak lulus ujian. Nilai ujian istri saya tinggi dan layak untuk lulus, kenapa hanya alasan menikah terus tidak lulus,” tambahnya.

Baca Juga  1.000 Paket Bahan Pangan Diberikan Sinar Mas Land Kepada Masyarakat Tangsel

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Gunung Kencana, Riswan Ristiawandi menyatakan, keputusan tidak lulus siswi tersebut hasil poting para dewan guru.

“Saya selaku pimpinan menyodorkan kepada dewan guru untuk melakukan poting, siswi tersebut layak atau tidak diluluskan, dan hasil poting ada 13 yang menyatakan tidak lulus dan ada 3 orang guru yang menyatakan lulus,” terang Kepsek Jum’at malam (2/7/2021) saat ditemui di kediamannya *(UZEX)

News Feed