Bekasi – Busa yang terdapat di Kali Rasmi dan Kali Cikarang di Kabupaten Bekasi sejak kemarin, diduga bukan berasal dari limbah domestik (rumah tangga). Kapasitas air limbah rumah tangga mulai dari cuci baju, piring hingga mandi, sekitar 30 liter per hari per orang.
“Rata-rata pemakaian air dengan sabun, seperti untuk mencuci tak lebih dari 30 liter per hari,” kata Ketua Harian Save Kali Cikarang, Dede Kurniawan, dikuitip beritasatu.com Rabu (3/11/2021).
Namun, busa yang terdapat di Kali Rasmi dan Kali Cikarang volumenya sangat besar. “Bukan berasal dari limbah domestik. Dugaan, berasal dari limbah pabrik dengan kapasitas puluhan ribu liter per hari,” imbuhnya.
Selain mencemari sungai, kata dia, juga khawatir limbah tersebut mencemari sawah yang mengalir melalui saluran irigasi.
Sementara itu, Camat Karangbahagia Karnadi masih menelusuri sumber limbah tersebut. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti pencemaran itu,” ungkapnya.
Dia belum bisa memastikan, pencemaran tersebut berasal dari limbah pabrik atau limbah rumah tangga. “Tunggu, hasil uji sampel yang dilakukan oleh instansi terkait,” pungkasnya. (*/cr2)










