oleh

Nurul Wasiah Menggelar Sosper Daerah

Serang – Sosialisasi peraturan daerah (Perda) Covid-19 dan implementasi nilai-nilai pancasila berlangsung di MTs Muhammadiyah Kubangkondang kecamatan Cisata pada Selasa, (4/5/2021).

Pada kesepakatan itu hadir para pengurus Muhammadiyah kecamatan Cisata, tokoh masyarakat, beberapa guru di MTs M, warga sekitar dan undangan lainnya. Adapun dalam acara tersebut tetap menerapkan Prokes, dan pihak penyelenggara menyediakan handsanitezer serta masker.

Sementara itu anggota DPRD provinsi Banten komisi ll (dua, red) dari fraksi PKS Nurul Wasiah menyampaikan, bahwa agenda hari ini adalah sosialisasi peraturan daerah (Perda) tentang Covid-19 No.1 tahun 2020 sekaligus implementasi nilai-nilai pancasila.

Baca Juga  Nurul Wasi’ah Melakukan Reses Di Carita

“Sebenarnya saya sebagai pihak penyelenggara, dan ini sebagai nara sumber terdiri dari ustad zaenal Solihin serta pak Udi,” ujarnya.

Adapun Perda tersebut terdiri dari 13 Bab dan 36 pasal, tercantum ada hak dan kewajiban, sanksi pidana bagi yang melanggar , penghargaan juga pendanaan.

“Kenapa dikeluarkan Perda ini yang disetujui oleh DPRD, karena adanya undang-undang tentang Covid-19, keputusan presiden, serta Permendagri terkait pandemi Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga  Polda Banten Dampingi Satgas Pangan Polri Monitoring Ketersediaan dan Kestabilan Harga Beras di Provinsi Banten

Dilanjutkan Nurul Wasiah, pemerintah provinsi (Pemprov) Banten keluarkan Perda ini karena situasi masyarakat masih banyak yang belum paham, maka perlu dikeluarkan aturan-aturan yang lebih jelas.

“Yang penting masyarakat jangan lengah, dan tetap patuhi Prokes terkait Covid-19 ini, karena susah setahun ini virus corona masih ada atau belum berakhir,” tuturnya.

Ia juga mengimbau ke masyarakat yang hadir, bagi yang punya keluarga di luar jangan pulang kampung atau mudik dulu pada lebaran 1442 H ini, karena pemerintah melarang untuk pulang kampung.

Baca Juga  Program Asimilasi Berlanjut, WBP Lapas Cilegon Dirumahkan

“Walau pemerintah melarang mudik tetapi wisata diperbolehkan, jadi ke masyarakat cari tempat wisata alam yang tidak banyak dari kerumunan warga, dan selalu patuhi prokes Covid-19, yaitu jangan lupa cuci tangan dengan air mengalir atau sanitezer, gunakan selalu maskes bila ke luar rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan pas di momen idul fitri 1442 H ini,” pungkasnya

Sebelum acara tersebut ditutup, dua orang narasumber menyampaikan tausyiah di depan masyarakat atau para undangan. (*/cr9)

Sumber: satubanten.com

News Feed