Lebak – Pemerintah Desa (Pemdes) Lebak Tipar, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, melalui Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK), mampu membangun Sarana dan Prasarana (Sarpras), berupa betonisasi jalan walaupun di tengah Pandemi Covid 19. Selasa, (4/8/2020)
Untuk menunjang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemdes Lebak Tipar membangun betonisasi dengan volume panjang 180m, lebar 1 m dan tinggi 10 cm. Betonisasi dilakukan di empat titik, bersumber dari anggaran Dana Desa Tahun 2020 sebesar Rp.25.000.000,- ( dua puluh lima juta rupiah).
Ketua TPK, Tuhroni membenarkan bahwa Pemdes Lebak Tipar bersama TPK tengah membangun jalan lingkungan dengan betonisasi di 4 (empat) titik yaitu di kampung Wangun, Kampung Lebak Tipar, Kampung Dayasari dan Kampung Cirompang, dan Ia berharap rekan-rekan sosial kontrol bisa pro-aktif dalam proses pembangunan tersebut.
“Apabila kami ada kekeliruan dalam pelaksanaan pembangunan ini mohon di ingatkan, sehingga dengan begitu mudah-mudahan pembangunan ini bisa berjalan baik sesuai harapan kita semua,” kata Tuhroni, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, (4/8/2020).
Kepala Desa Lebak Tipar M.Hayatul Hasani yang turut hadir dalam pembangunan jalan tersebut kepada wartawan mengatakan, bahwa pada tahun 2020 ini Pemdes Lebak Tipar menganggarkan pembangunan fisik di 4 (empat ) titik.
“Alhamdulillah di lapangan pekerjaan berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias dalam swadayanya,” terang Kades Singkat.
Saat wartawan mewawancarai tokoh masyarakat, dalam hal ini Ketua RW.02 Kp. Wangun, Ia menyambut antusias ada pembangunan jalan betonisasi di lingkungannya.
“Pembangunan jalan di lingkungan kami tentunya sangat bermanfaat bagi kelancaran transportasi warga, dan tentunya ini akan menujang aktivitas perekonomian warga. Oleh karena itu, ayo bersama-sama dengan bergotong-royong untuk memenuhi kewajiban swadaya masyarakatnya, supaya pembangunan ini bisa terealisasi secara maksimal,” terang nya.
Di tempat terpisah, M. Bendi aktifis Lebak Selatan memberikan apresiasi kepada Pemdes Lebak Tipar, walaupun di tengah covid19, tetapi telah mampu mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan, dengan mengoptimalkan swadaya atau peran serta masyarakat, tentunya ini patut di contoh oleh desa-desa yang lainnya, katanya.
(Gunawan)











Komentar