BANTEN – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Jaringan Relawan Untuk Masyarakat (Jarum) dalam mendirikan sekolah untuk anak-anak di sebuah wilayah pedalaman di Kp.Handeleum, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak. Ormas Jarum mendirikan 2 ruang kelas sekolah menggunakan dana swadaya.
Rencananya, sekolah yang berdiri nampak sederhana ini bakal menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) setelah Pemerintah mengeluarkan kebijakan diperbolehkan belajar tatap muka.
Sedikitnya ada sebanyak 32 siswa-sisiwi anak usia dini bakal telah mendaftar sebagai anak didik dengan 4 tenaga pengajar honorer dari warga setempat.
Komarudin, Selaku kepala TK Jarum menyampaikan bahwa berdirinya sekolah di Kampung Handeleum merupakan bentuk kepedulian Organisasi Kemasyarakatan terhadap dunia pendidikan, tentu saja, Lanjut Komar, manfaatnya akan dirasakan bagi warga sekitar untuk menempa putra-putri mereka sejak usia dini.
“Insya Allah meski dengan kondisi fisik bangunan yang sederhana, namun semangat kami bersama masyarakat disini sama dengan sekolah-sekolah yang sudah maju di kabupaten Lebak.” Ujarnya.
Senada dengan Tokoh Masyarakat Kp.Handeleun, Asmar juga menyampaikan terima kasih atas i’tikad baik dari Ormas Jarum untuk mencerdaskan anak-anak di kampung halamannya.
” Kami mendukung dan terima kasih atas kepedulian Ormas Jarum yang berkenan mendirikan tempat pendidikan di kampung handeleum, semoga berkah dan bermanfaat.” Tukasnya.
Ditempat terpisah, Cecep Sobari atau biasa dipanggil Bang Ubay Sobang juga menjelaskan, bahwa pendirian sekolah tersebut tidak serta merta bisa berdiri tanpa dukungan dan peran aktif warga sekitar, menurut dia, meski ada di pelosok, kampung Handeleum memiliki potensi SDM yang perlu di dukung sejak dini. Beberapa anak yang telah sekolah dibangku SD, SMP, SMA telah banyak yang mewakili dan membawa nama Kecamatan Sobang di berbagai event dan perlombaan.
” Kami bakal konsisnten mendukung Pemerintah dalam dunia pendidikan, tidak hanya di Kampung Handeleum saja, ada beberapa titik lokasi pemukiman warga yang layak akan kita upayakan.” Terangnya.
Cecep Sobari berharap, pemerintah Khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mau bekerjasama untuk memfasilitasi, membatu perihal izin oprasional yang tentu saja akan dibutuhkan oleh para pengelola sekolah.
“Kita cuma mengawali pembangunan sampai bisa berjalan KBM saja, setelah itu di serahkan sepenuhnya kepada pengelola sekolah untuk dikembangkan, maka dari situlah Dinas Pendidikan harus menyambut sekolah-sekolah yang telah kami rintis.” Pungkasnya.









Komentar