PANDEGLANG – Salah satu pembangunan untuk perusahaan ternak ayam milik PT. Barokah Bersaudara Utama “ Pasalnya saat ini diduga belum selesai lahan tanah pembebasanya ke warga yang terkena pembebasan untuk pembangunan peternakan ayam dengan luas tanah kurang lebih 12 hektar yang berlokasi di desa Sodong kecamtan Saketi kabupaten Pandeglang.
“ Diketahui bahwa awal pelaksanaan ini aman dan lancar-lancar saja “ akan tetapi setelah hampir ketahap penyelesaian pihak PT. Barokah Bersaudara Utama tersebut yaitu Bos besar “ Ganis sapaan akrab setiap harinya saat ini diduga mengulur waktu dengan kewajibannya terkait lahan sawah warga yang belum di selesaikannya.
Selain itu juga dari imbas tersebut lahan sawah warga itu terkena longsoran tanah urugan yang terkena pelebaran lahan tersebut sepanjang kurang lebih 50 meter semakin lama semakin meluas “ Maka hal tersebut di gugat beberapa warga yang terkena imbas oleh perusahaan PT.Barokah Bersaudara Utama. “ Jelasnya.” Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co “
Soal lahan tanah di blok Sawah kampung Kadubadak yang di pakai untuk jalan itupun belum ada penyelesaian serta beberapa jalur jalan yang rusak milik desa seperti TPT belum ada perbaikan juga, Serta kepada masyatakat setempatpun belum adanya koordinasi “ Maka hal ini yang di harapkan warga Sodong untuk bos besar “Ganis’ segera turun dan harus membereskan kesimpang siuran ini. “ Terang warga pemilik lahan tanah yang enggan di sebut jati dirinya akan tetapi bisa di pertanggung jawabkan.
Pada saat di konfirmasi oleh sejumlah awak media ke pihak perusahaan di lokasi yaitu Ade “ ia menjelaskan terkait hal lahan dan tanah sawah yang belum di selesaikan pada warga serta kepala desa Sodong itu mah bukan kewenangan saya “ Terang Ade pada sejumlah awak media, Kamis (3/9/2020) kemarin.
Masih kata Ade, saya disini hanya sebagai pekerja dan pelaksana pembuatan gedungnya saja, adapun hal lainnya saya tidak punya kewenangan silahkan ke pihak perusahaannya saja ,Tegas Ade.
Namun sangat di sayangkan pihak perusahaan Bos besar Ganis ” di tunggu pada saat itu oleh sejumlah awak media di lokasi pekerjaan sampai sore hari, namun tidak muncul datang kelokasi dan berita ini diturunkan dengan maksud dan tujuan untuk ada kejelasan dari pihak perusaannya pada warga setempat terkait lahan tanah, yang saat ini diduga ada ada permasalahan soal lahan pembebasan tanah tersebut.
Dikonfirmasi salah satu satgas desa Sodong Medon “ menjelaskan hal ini hanya awal sebatas izin pada pada warga dan keterlibatan lainnya itu pihaknya tidak terlibat, bahkan kepala desa jadi penengah serta benteng di depan untuk kelancaran perusahaan ayam ini “ dengan harapan di desanya ada kemajuan serta dapat menyerap tenaga kerja di wilayahnya serta khususnya di kecamatan Saketi tidak ada hal lainya untuk ambil ke untungan pribadinya “ Terang Satgas desa Sodong Medon * ( Nun/Den/Red)











Komentar