oleh

Upaya Bangun Kesadaran Warga Klaten untuk Berzakat Terus Membaik

KLATEN – Upaya membangun kesadaran umat untuk membayar zakat warga Klaten terus membaik. Indikasi itu terlihat dari pengumpulan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Klaten yang terus meningkat.

Saat Talkshow bersama Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten yang dipandu host Paidi Adjie, Jumat (1/10/2021) malam, Ketua Baznas Klaten Wibowo Muktiharjo menyampaikan, pada akhir 2017, zakat yang dihimpun sebesar Rp937 juta, melonjak menjadi Rp2 miliar lebih pada tahun berikutnya.

Pada akhir 2019, zakat umat di Klaten kembali terkumpul Rp3,3 miliar, dan meningkat pesat pada 2020 menjadi Rp4,5 miliar. Adapun selama masa pandemi sampai akhir September 2021 ini sudah terkumpul dana Rp2,8 miliar.

Mantan Sekda Klaten era 1990-an itu mengungkapkan, lembaga amil zakat yang lima tahun dipimpinnya itu banyak menargetkan pembayar zakat dari kalangan ASN Klaten.

Baca Juga  BAZNAS Banten Salurkan Bantuan ke 2.000 Pekerja pada Gebyar Zakat 1447 H ‎

“Tahun 2020 Bupati Klaten mengeluarkan instruksi kepada ASN untuk berzakat. Himbauan ini sangat ampuh. Maka di tahun 2020 ada peningkatan zakat yang cukup besar,” ungkapnya.

Terkait pentasyarufan atau penyaluran zakat, Wibowo Muktiharjo yang tampil masih bugar itu mengatakan, kebijakannya selaras dengan program pemerintah daerah.

“Ada bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan perumahan. Sifatnya fleksibel saja. Bahkan beberapa (rehabilitasi) rumah tidak layak huni, kami bersinergi dengan program bupati,” tuturnya.

Baca Juga  Ombudsman dan Kemenkumham Malut Pastikan SKB Kesamaptaan dan Praktik Kerja CPNS Transparan

Wibowo berharap, semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk berzakat.

“Zakat itu membersihkan harta dan jiwa. Potensi zakat Klaten masih besar. Mari kita terus menebar kebaikan dan manfaat sepanjang hayat,” pesannya. (*/cr1)

Sumber: jatengprrov.go.id

News Feed