oleh

Krisis Listrik di Pulau Tunda Wagub Banten: Sudah Ditangani Dinas ESDM

SERANG- Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy angkat bicara terkait permasalahan krisis listrik yang dialami warga Masyarakat Kampung Pulau Tunda Desa Wargasara Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang yang telah tiga mingguan ini hidup dalam kegelapan akibat Pembangkit listrik Tenaga Diesel yang biasa digunakan mengalami kerusakan.

“Informasi terkait itu sudah masuk ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ” kata Andika Hazrumi saat ditemui di Gedung PKK Pusat Pemerintahan KP3B Kamis, (06/08/2020).

Terkait krisis listrik yang terjadi di daerah Pulau Tunda, Kata Wagub, nanti akan di tindak lanjuti dan di kordinasikan untuk menuntaskan persoalan yang ada disana.

“Jadi nanti kita kordinasikan, tinggal Bagaimana nanti dikordinasikan agar dapat tadi, menuntaskan persoalan yang ada disana,” jelasnya.
Untuk Teknisnya, lanjut Andika, saat ini penanganannnya ada di Dinas ESDM.

“Teknis ke ESDM, tanyakan sudah sampai mana perkembangnya” tandasnya.

BACA JUGA:  SMSI Dikembangkan hingga Kabupaten dan Kota

Sebelumnya diberitakan, Pulau Tunda Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Provinsi Banten mengalami krisis listrik. Daerah yang terletak dibagian utara teluk banten atau berjarak sekitar 36,4 kilometer tersebut masayarkatnya hidup dalam kegelapan, hanya satu atau dua jam saja dialiri arus listrik yang dihasilkan dari Pembangkit listrik Tenaga Surya (PLTS) yang berkapasitas 25 ribu kilo Watt yang di lakukan bergilir.

Salah Seorang warga Pulau tunda Mulyadi mengatakan, ketiadaan listrik di desanya sudah terjadi selama dua mingguan. Menurutnya, ketiadaan aliran listrik banyak dikeluhkan oleh warga dan keadaan ini sangat mengganggu aktivitas warga sekitar.

“Dengan kondisi ini tentunya banyak warga masyarakat disini yang mengeluhlah. Anak-anak untuk belajar dan mengaji saja susah serta aktivitas juga terbatas karena ketidaksediaan aliran listrik,”katanya, Senin (3/8/2020). (Redaksi-toid)

Komentar

News Feed