oleh

Transjakarta Tabrak Pos Lalin, Sopir Melamun

Jakarta – Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, penyebab awal dari kecelakaan bus Transjakarta yang menabrak pos lalu lintas (lalin) di simpang Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, karena sopir melamun.

“Si sopir ini melamun, jadi tidak konsentrasi. Intinya pada saat putar balik dia tidak bisa membalikkan lagi setirnya. Akhirnya mobil itu kan bablas lurus, nah pada saat lompat trotoar, nabrak benturan pertama, si dongkrak baru gelinding. Jadi begitu nabrak karena dongkraknya menggelinding menekan gas, mobilnya naik lagi, jadi dua kali gas gitu,” kata Argo saat dihubungi, Senin (6/12/2021) dilansir beritasatu.com.

Dikatakan Argo, setelah benturan pertama tersebut, dongkrak menggelinding karena lompat trotoar nabrak benturan pertama. Sehingga, setelah menggelinding kondisi bus Transjakarta tetap jalan.

“Akhirnya di situ dia pakai alasan dongkraknya. Tetapi awalannya memang ketidakhati-hatiaan si sopir,” ucap Argo.

Di sisi lain, Argo mengatakan, pihaknya telah memeriksa kepala bagian opersional Transjakarta.

“Dari kepala bagian operasional menerangkan shifting itu sudah sesuai. Kan kemarin dugaannya ini karena sedang ngejar rit. Tetapi ternyata tidak, kalau dari mereka sesuai prosedural,” ucapnya.

Baca Juga  229 Bus Dihentikan, Layanan TransJakarta Tidak Terpengaruh

Berdasarkan pemeriksaan fisik kendaraan, bus Transjakarta keluaran 2017 tersebut dinyatakan dalam kondisi baik.

“Sementara hasil pemeriksaan sampai dengan detik ini patut diduga kesalahannya di human error-nya dari si sopir,” ucapnya.

Diketahui, sebuah bus Transjakarta dengan nomor polisi B 7069 PGA menabrak pos lalu lintas di simpang Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, Kamis (2/12/2021).(*/cr2)

News Feed