oleh

36 Ribu Penerima Program Sembako Dinonaktifkan

-Tak Berkategori

Siberindo.co – Pemkab Lebak melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat mencatat sebanyak 36 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program sembako Dinon aktifkan atau dicoret sebagai penerima program sembako.

Endin Toharudin, Kepala Bidang (Kabid) Limjamsos dan data Informasi sosial Dinsos Lebak mengatakan, penonaktifan puluhan ribu KPM penerima program sembako ini merupakan kebijakan dari Kementerian sosial (Kemensos) RI.

“Penonaktifan ini setelah adanya tim verifikasi dari Kemensos turun langsung ke Lebak,” kata Endin kepada wartawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (06/01/2021).

Baca Juga  Pj Gubernur Al Muktabar Halal Bihalal Bersama ASN Pemprov Banten

Menurutnya, data atau jumlah KPM penerima program sembako ditahun 2020 sebanyak 107984 KPM. Di tahun 2021 ini ada perubahan setelah ada tim verifikasi dari Kemensos yakni sebanyak 71575 KPM.
Jadi lanjut Endin, ada pengurangan jumlah KPM yang sangat siginifikan ditahun 2021 ini yakni sebanyak 36 ribu KPM atau sekitar 34 persen KPM yang di nonaktifkan oleh Kemensos.

Baca Juga  Pemkot Tangerang Persiapkan Job Fair 2020 Secara Online

“Iya Kadinsos nanti akan berupaya mendatangi Kemensos untuk meminta tambahan bagi masyarakat yang benar-benar layak mendapatkannya,” ucap Endin.

Endin menerangkan, adapun alasan Kemensos menonaktifkan 36 ribu KPM sembako ini diantaranya KKS tidak Terdistribusi, Desil 4 plus, KKS tidak bertransaksi plat dan NIK invalid.

“Jadi penon aktifan ini juga akibat dari desa atau kelurahan yang tidak melakukan pemutakhiran data KPM setiap bulannya, sehingga terjadi seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolri Kembali Resmikan dan Groundbreaking SPPG di Kalsel, Dukung Program MBG

Otih (76), warga Kelurahan MC Barat, Kecamatan Rangkasbitung salah satu KPM yang namanya di nonaktifkan mengaku, tidak mengerti kenapa namanya dicoret dari penerima program sembako.

“Saya hidup sebatang kara sudah tua, mau bekerja sudah tidak kuat lagi, jika saya dicoret dari program sembako ini mau makan dari mana saya nanti,” kata Otih.(Ajat/fajarbanten.com )