oleh

Rayakan HPN 2021, Wong Cilik Itu Pun Kini Tersenyum

SERANG – Rayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memberikan bantuan berupa pembangunan jalan di Kampung Jaha, Desa Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.

Sejumlah masyarakat mengaku bersyukur dan senang atas bantuan ini. Seperti Artanti yang mengaku lahir dan dibesarkan di Kampung Jaha tersebut jika masyarakat di daerahnya memang banyak yang belum memiliki MCK, terutama kakus. Sehingga tak heran, setiap mau buang air besar mereka selalu mengungsi mencari tempat pembuangan ke sawah terdekat.

“Waktu dengar dapat bantuan Alhamdulillah, bersykur dan gembira udah gak harus ke sawah lagi.” Ujar Artanti.

Hal serupa juga disampaikan penerima bantuan MCK lainnya, Subika. Wanita berusia 50 tahun ini mengaku ia dan suaminya memang harus ke sawah setiap hendak buang air besar.

Baca Juga  Penyaluran BST di Kota Tangerang Diapresiasi Kemensos

“Di sawah sana buang air besarnya, jauh,” Ujar Subika.

Menurut Subika, ia dan suaminya sebenarnya berniat membuat WC sendiri, tapi karena tidak mempunyai uang rencana itu harus mereka kubur dalam-dalam.

“Wong Bapa gak kerja, cuma ngangon kerbau kakaknya makanya ga ada uang buat kakus. Kalau ngangon kerbau, kalau kerbaunya beranak dua nanti yang satu buat kami.” Tambahnya.

Subika mengaku saat ini ia hanya tinggal bersama suaminya, sedangkan anak mereka sudah memisahkan diri di rumah lain karena sudah menikah. Pekerjaan suaminya sebagai pengangon kerbau yang hasilnya baru didapat jika kerbaunya melahirkan membuat dirinya harus membantu perekonomian keluarga.

Baca Juga  Jelang Pagelaran Budaya Karo, Pengurus Karo Banten Bersatu Silahturahmi Ke Kapolda Banten

“Bapak ngangon kerbau, nanti kalau melahirkan kerbau dua, yang satu buat kami. Untuk sehari-hari, bapak bantu ‘nandur’ upahnya lima puluh ribu. Sawah juga bantu di sawah. Saya sangat gembira, rumahnya dibantu dibuatkan MCK. Kalau dulu kan harus ke sawah, sekarang sudah bisa di rumah aja.” Papar Subika ditemui di teras rumahnya, Sabtu (6/2/2021).

Kegembiraan adanya bantuan MCK buat warga Kampung Jaha ternyata bukan hanya dirasakan para penerima bantuan saja.

Markani, warga yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan tidak mendapatkan bantuan juga mengaku ikut gembira karena sawahnya yang biasa dijadikan tempat pembuangan hajat warga sekarang jadi bersih.

Baca Juga  HUT ke-17, Tagana Banten Tanam 50 Ribu Mangrove & Tebar Beasiswa Kuliah

“Alhamdulillah sawah saya bersih jadinya, gak kotor kena ‘ini’ warga,” ujarnya tertawa.

Markani mengaku prihatin terhadap kondisi para tetangganya yang tidak mempunyai MCK sehingga harus buang air besar sembarangan. “Sebenarnya kasihan melihat tetangga kalau belum punya WC, kalau buang ‘ini’ (red. BAB) sembarangan, jadi kelihatannya kagak enak, tapi gimana gitu.” Ujar Markani.

Sebagai pemilik sawah, Markani mengaku setiap hari harus melapangkan dada setiap kali melihat kotoran manusia di sawahnya dan berusaha memaklumi kondisi tersebut. (rls).

News Feed