oleh

Cerita Hanafi Tekuni Bisnis ‘Cemilan Anti Galau’

Menurutnya, ia memulai bisnis Takao ini tanpa modal uang hanya bermodalkan keyakinan, percaya diri dan bersungguh-sungguh. Makanya kenapa usaha ini walaupun baru tapi sudah banyak distributor karena memulai bisnis tanpa modal awal merupakan keinginan dan harapan para pembisnis pemula.

Bagaimana suka duka selama jadi CEO Takao ?

“Suka dukanya simpel, saya menyesal kenapa enggak dari dulu aja menekuni bisnis Cemilan. Mungkin kemarin-kemarin terkendala oleh gengsi saya sendiri, yang menganggap berjualan itu hal yang memalukan apalagi sebagai seorang laki-laki, tapi setelah saya lulus kuliah, ternyata saya baru sadar, bahwa bisnis itu hal yang seru dan penuh tantangan. Membuat saya belajar banyak hal,” kata Hanafi kepada wartawan satubanten.com

Dukanya adalah ?

“Ketika banyak orderan, tapi dari saya pribadi belum siap untuk merespon cepat ketika banyaknya permintaan. Akan tetapi itu jadi evaluasi untuk saya pribadi, agar sistemnya terus diperbaiki supaya lebih baik kedepannya,” ujarnya

Baca Juga  Iklim Investasi Indonesia Dipandang Semakin Kompetitif

Ia berharap semoga kedepannya Cemilan Takao sudah memiliki tim sendiri untuk mempermudah dan mempercepat proses pemintaan konsumen dan dapat lebih banyak memberikan kebermanfaatan untuk orang banyak.

Harapan kedepan untuk Diri sendiri, dan Takao ?

“Harapannya untuk sendiri, semoga saya selalu diberikan ke istiqomahan dalam menjalankan bisnis ini. Karena yang sulit dan paling berat itu adalah menjaga bisnis ini supaya tetap ada sampai seterusnya bahkan bisa berkembang lebih luas lagi. Dan itu enggak mudah, pasti harus melalui proses yang panjang. Maka dari itu saya selalu berdoa dan meminta sama Allah agar selalu diberikan ke istiqomahan yang baik di bisnis ini,” jelasnya

Baca Juga  Pentingnya Proteksi Anti DDoS Bagi Pemilik Bisnis

Dan harapannya semoga Takao kedepannya dapat memberikan kebermanfaatan untuk orang banyak, dan bisa membantu mensejahterakan perekonomian Indonesia khususnya.

Adakah hal menarik selama jadi CEO Takao ?

“Hal menarik yaitu saya bisa bertemu dengan orang-orang baru dengan berbagai karakter yang bisa saya pelajari dan sudah tuntutan untuk belajar memahami apa yang menjadi keinginan mereka sebagai pelanggan kita, dan saya harus siap dengan hal itu dan itu membuat saya belajar lagi dan belajar lagi dari hal-hal baru,” pungkasnya. (*/cr9)

Sumber: satubanten.com

News Feed