PANDEGLANG | PT.Bima Andalas Permai adalah salah satu contraktor yang di percaya untuk melakukan pelaksanaan pembangunan pembuatan gedung Puskesmas Sumur Kabupaten Pandeglang. ” Pasalnya proyek yang didanai anggaran negara yang nilainya lima miliar lebih yang berlokasi di Desa Sumberjaya Kecamatan Sumur tepatnya di komplek Huntara Pasir malang “ menjadi sorotan serta di soal oleh sejumlah aktivis Ujung Kulon
Dikatakan Edi Ketua FK Aktivis Ujung kulon, Pada hari Selasa 4 Agustus 2020 kami dari tim Aktivis FK Ujung Kulon berjumlah 6 orang melakukan Sosial Control ke proyek pembangunan gedung Puskesmas tersebut, ketika datang ke lokasi kami di terima oleh pelaksana lapangan yakni saudara Sulaiman. ‘ Ujarnya
Dan ada beberapa poin pertanyaan dari kami kepada pelaksana yang salah satunya adalah kami menanyakan apakah benar proyek tersebut menggunakan pasir laut ?? dan hal tersebut di benarkan dan di akui oleh Sulaiman selaku pelaksana lapangan. Ungkap Edi, Kamis (06/08/2020)
” Sulaiman selaku pelaksana lapangan proyek pembangunan Puskesmas ” ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan pembangunan Puskesmas kecamatan Sumur menggunakan pasir laut ” Seperti di kutip bungasbanten.com – group siberindo.co
Dalam hal ini Edi sangat menyayangkan bangunan tersebut menggunakan material yang tidak berkualitas, mengingat kondisi tanah dikawasan lokasi proyek tersebut labil dan sering longsor apa lagi ketika musim hujan. Begitupun dengan bangunan TPT yang asal berdiri tidak ada satupun besi beton terpasang.” Pungkas Edi.
Hampir senada juga dikatakan Abdul Aziz anggota FK pemerhati pembangunan Wilayah Sumur, Abdul Aziz meminta kepada pihak yang bertanggung jawab atas proyek pembangunan gedung Puskesmas Sumur segera mengevaluasi kelapangan. Pinta Aziz.
Masih kata Abdul Aziz, mengingat bangunan yang akan di bangun dua lantai yang berdiri dilokasi tanah labil harus benar benar menggunakan material dan kontruksi yang bagus. Pungkas Abdul Aziz. * (TON )











Komentar