Tangerang – Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di Tangerang Raya rencananya akan digelar kembali September mendatang.
Rencana ini dirapatkan untuk sekolah di bawah kewenangan Kabupaten/Kota dengan urutan prioritas mulai dari TK/PAUD, SD dan SMP.
Namun hal tersebut tentunya dapat dilakukan dengan mengedepankan cara tahapan yang telah disusun bersama melalui simulasi dan sosialisasi.
Seperti dikatakan Syaifullah Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Tangerang saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, bahwa Dindik di wilayah Tangerang Raya telah melakukan rapat bersama terkait rencana sekolah tatap muka pada September 2020 mendatang.
”Dinas Pendidikan di Tangerang Raya sudah melakukan rapat bersama dan sepakat melaksanakan sekolah tatap muka dengan tahapan yang sudah kami rencanakan,” jelas, Kamis (6/7/2020).
Dari beberapa tahapan yang telah disepakati bersama kata Sayfullah, tahapan awal adalah melakukan sosialisasi dan simulasi yang akan digelar pada minggu ketiga dan keempat Agustus 2020 mendatang dalam mengetahui sekolah yang dinyatakan siap untuk belajar tatap muka.
Namun meski telah diketahui kesiapan sekolah tersebut hanya sekitar 50% (persen) siswa yang boleh masuk setiap harinya.
“Dalam menentukan 50% yang boleh masuk, kami menggunakan nomor urut, ganjil hari pertama, genap hari kedua, dan berikutnya demikian. Nantinya juga kan dibagi dalam dua shift kelas pagi dan malam,” imbuhnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang H.Jamaludin mengatakan hal senada.
“Mungkin antara September atau Oktober, kita tinggal menunggu sinyal dari Pemkot dalam hal ini Walikota, kalau sudah ada perintah bisa langsung diterapkan,” ucapnya.
Sementara itu , Kepala Dinas Pendidikan Tangerang menjelaskan, mendasarkan pada SKB 4 menteri, bahwa pembelajaran tatap muka dilaksanakan ketika status covid daerah sudah hijau. Saat ini Tangsel masih belum hijau.
Kalau Simulasi itu hanya dalam rangka sosialisasi agar pada saat nanti ketika status covid sudah hijau, Pembelajaran Tatap Muka telah siap sesuai protokol covid 19.
“Kesehatan dan keselamatan peserta didik adalah prioritas utama ,”tandasnya.(zher).











Komentar