oleh

HIMPSI Banten Lakukan Psikologi Forensik Terhadap Napi Lapas Rangkasbitung

Himpunan Psikologi Forensik (HIMPSI) Banten terus memberikan supporting bagi laju perkembangan Perilaku dan Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakata (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung, usai kegiatan Psikologi Forensik Lanjutan yang berlangsung di Lapangan Serbaguna, Selasa (07/09).

Kegiatan Konseling Forensik Psikologi ini merupakan kerjasama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten dengan Asosisiasi Psikologi Forensik HIMPSI Perwakilan Banten.

Sebanyak 20 orang WBP digali informasi masalahnya, diberikan treatment dan solusinya sehingga mengetahui laju perkembangan pribadinya masing-masing.

Baca Juga  Mahasiswa Bersama Masyarakat Desa Terate Lakukan Aksi Keadilan Untuk 3 Nelayan Terduga Penyelundup Baby Lobster

Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengharapkan kegiatan ini dimanfaatkan oleh WBP dalam menggali pribadinya secara utuh, yang kira kira dapat dibantu solusinya oleh rekan-rekan psikolog.

“Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi WBP dalam menggali pribadinya secara utuh karena dalam menjalani masa pidana dihadapi beragam oleh WBP, indikator perilaku dan juga laju perkembangan masing-masing WBP berbeda, harapannya adalah mereka mampu keluar dari permasalahannya, bebannya dam masalalunya, sehingga dapat merubah mainset untuk terus maju dam keluar dari zona tidak enakya, meraih kehidupan yang lebih baik dengan menjalani kehidupan sementara di Lapas dengan sebaik-baiknya,” ungkap Kalapas.

Baca Juga  Gunakan JRKU dan Sosialisasikan JR Safety Road, Jasa Raharja Tangerang Pastikan Jaminan Perlindungan Terhadap Penumpang Angkutan Umum di PO Bus Blue Star 

Senada dengan Kalapas, Ketua Himpsi Banten, DR. Gede Umbaran Dipododjoyo, M.M.Psikolog, menyatakan bahwa hari ini pihaknya datang kembali untuk terus membantu dan mendukung terus laju perkembangan kegiatan assesment dan psikologi forensik sebelumnya.

Ia dan rekan psikologi lain menilai dengan dukungan ini mereka (WBP) akan lebih menata dan mengeluarkan segala potensi positifnya.

Baca Juga  Ketua Umum SMSI Firdaus: Saatnya Kode Etik Jurnalistik Diperkenalkan pada Masyarakat

“Ya benar kita yakinlah mereka ini kan rata-rata punya potensi, tapi memang harus terus kita support agar masalalu, dan potensinya tidak terus terpendam, tapi mencoba keluar dan berhasil, mengelola dirinya disini, mengikuti setiap kegiatan positifnya dengan sungguh-sungguh, Pastinya mereka akan bisa berkarya dan diunggulkan dimanapun,” terang Dr. Gede, salah satu Guru Besar di Universitas ternama di indonesia ini. (Dede).

News Feed