oleh

11 Kelurahan Kota bogor di Prediksi Alami Bencana

Bogor – Sebelas kelurahan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung Kota Bogor rawan bencana banjir dan tanah longsor.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, sebelas kelurahan yakni Kelurahan Kedung Halang, Cibogor, Gudang, Pasir Jaya, Panaragan, Bondongan, Sukasari, Kelurahan Gunung Batu, Sukaresmi, Sempur, dan Kelurahan Tanah Baru.

“Ada 11 kelurahan itu berada di Kecamatan Bogor Tengah, Timur, dan Utara sepanjang Ciliwung paling rawan bencana Banjir dan longsor,” jelas Kepala Pelaksana BPD Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas, Senin (8/11/2021).

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Mendagri Bubarkan Ormas Yang Meresahkan, Hercules Menciut

Ia mengatakan, secara keseluruhan 68 kelurahan di Kota Bogor berpotensi bencana, namun 11 tersebut bisa disebut langganan bencana. Hampir setiap tahun dan kejadiannya berulang.

Yafies menjelaskan, upaya pencegahan bencana kerap dilakukan. Selain membentuk forum bencana di tingkat kelurahan, BPBD juga melakukan pelatihan, sosialisasi kepada masyarakat dan simulasi bencana sebagai upaya mengurangi risiko bencana.

Baca Juga  Sinergi Program Kerja, Bank Mandiri Kunjungi Rutan Bangil

“Misalnya tanah longsor dan harus dibuatkan TPT (Tembok Penahan Tebing). Bila memang tidak mungkin lagi ditinggali, kami beri rekomendasi ke Disperumkim untuk direlokasi,” paparnya, dilansir beritasatu.com.

Oleh karena itu, dia mengimbau agar warga Kota Bogor, terutama di daerah rawan agar menyadari ketika hujan dengan intensitas tinggi agar bisa mengevakuasi diri sendiri.

“Terutama hujan sudah mulai di atas setengah jam ke atas, biasanya suka terjadi banyak hal, harus bisa mengevaluasi diri sendiri. Sehingga mengurangi resiko dari bencana,” ujar Theo.

Baca Juga  Kemenkumham Malut Apresiasi Rakor Kekayaan Intelektual DJKI sebagai Akselerasi Pelayanan KI di WIlayah

Laporan Minggu kemarin, hujan yang berlangsung selama berjam-jam di Kota Bogor menyebabkan 24 bencana di sejumlah titik.

BPBD melaporkan 24 kejadian bencana terdiri dari 12 kejadian Banjir lintasan, 9 longsor, dan tiga kejadian lagi pohon tumbang, tebing ambrol, dan pondasi retak. (*/cr2)

News Feed