oleh

Peringatan Hari Wayang Nasional ke-3

Jakarta – Ketua Bidang Humas dan Kemitraan Sena Wangi Eny Sulistyowati menyampaikan, seni pertunjukan wayang perlu didorong untuk memasuki sektor ekonomi kreatif.

“Kita harapkan wayang mampu menjadi produk kreatif yang mandiri secara ekonomi. Punya basis ekonomi atau pasar. Pertunjukan wayang masuk ke dalam industri budaya pop. Dikembangkan secara multi interpretation. Ada jenis wayang kontemporer, dan jenis wayang lainnya,” ujar Eny Sulistyowati dalam pembukaan Hari Wayang Nasional Ke-3, Minggu (7/11/2021) malam.

Baca Juga  Banten Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Berlaku 10 April – 30 Juni 2025Masyarakat Banten dapat memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang akan berlaku mulai 10 April hingga 30 Juni 2025. Dalam program ini, warga hanya perlu membayar pajak kendaraan untuk tahun 2025, sementara denda dan tunggakan pajak sebelumnya akan dihapuskan. “Insyaallah pemberlakuan kebijakan tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 10 April sampai 30 Juni. Syaratnya apa? Syaratnya adalah menyelesaikan pembayaran pajak di tahun 2025. Dan kemudian beban pajak tunggakan dan lain-lain itu kita putihkan,” ujar Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara, Kota Serang, Kamis (27/3/2025). Andra Soni berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini agar terbebas dari tunggakan pajak yang membebani. Ia menyebut program ini sebagai kado bagi warga Banten menjelang Idul Fitri. “Kita imbau kepada masyarakat bahwa kita kembali ke Fitri. Kita bukan tak ingin membayar pajak, tapi beban ekonomi dan sebagainya, pemerintah provinsi Banten memberikan insentif berupa penghapusan. Dan ini harus dimanfaatkan waktunya sampai 30 Juni 2025,” katanya. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi hadiah atau kado bagi masyarakat Banten menjelang Idul Fitri, dan kami ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat Banten,” tambahnya. Program pemutihan ini diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor 170 Tahun 2025 tentang Pembebasan Pokok dan/atau Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor. Kepgub tersebut ditandatangani pada 27 Maret 2025

Menurut Eny, wayang juga membutuhkan dukungan kekuasaan agar kokoh dan tetap menjadi bagian penting dari kultur bangsa. Melibatkan seluruh elemen bangsa bersifat lintas sektoral.

“Harus bahu-membahu. Berkolaborasi dengan kementerian, lembaga pemerintah terkait, perguruan tinggi, lembaga bisnis, serta komunitas seni dan budaya, khususnya wayang,” terang Eny dilansir beritasatu.com.

Perhelatan budaya yang diselenggarakan Sena Wangi kali ini, kata Eny, benar-benar mengikutsertakan generasi muda milenial, di antaranya para mahasiswa Politeknik Bima (Bina Madani).

Baca Juga  Kakanwil dan Kadivpas Kemenkumham Jateng Apresiasi Kepada Jajaran LP Pasir Putih Sukseskan Program 4 Napiter Ikrar Setia NKRI

“Mereka terjun langsung mempersiapkan acara. Termasuk yang mendesain seluruh materi acara, media promosi, program penayangan video lomba, pengarah lomba animasi film wayang, dan lain-lain. Sehingga view program lebih terlihat milenialis,” terang Eny.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, bahkan mungkin pertama di dunia, kata Eny, pergelaran diterjemahkan ke dalam enam bahasa Indonesia, Inggris, Perancis, Jepang, Spanyol, dan Mandarin. “Hal ini sebagai hasil kerja sama dengan Lembaga AIFIS (American Institute For Indonesian Studies),” tutup Eny. (*/cr2)

News Feed