oleh

Dana Jaspel Belum Cair, Anggota DPRD Cilegon Cecar Pejabat RSUD

-Tak Berkategori

CILEGON – Sejumlah anggota DPRD Komisi II Kota Cilegon dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) mencecar pejabat RSUD Kota Cilegon.

Hasbi Sidik selaku anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Gerindra mengatakan, RDP tersebut terkait dengan jasa pelayanan (Jaspel) RSUD Kota Cilegon yang belum dibayar selama 7 bulan.

“Salah satunya adalah kami menggelar RDP ini karena keterkaitan pembayaran jasa pelayanan (Jaspel) RSUD Kota Cilegon yang tertunda selama 7 bulan. Kenapa ini bisa terjadi. Kemudian langkah-langkah apa yang harus dilakukan Pemkot Cilegon, terhadap RSUD Kota Cilegon tersebut,” ujar Hasbi Sidik, Senin (8/3/2021). Dilansir resonansi.id – grup siberindo.co.

Baca Juga  Krisis Air Bersih Makin Meluas, Koramil 0111/ Pagelaran Terus Bantu Carikan Solusi

Hasbi Sidik mengatakan, ketika ada informasi keterkaitan dengan Jaspel yang cukup lama, dirinya langsung melakukan komunikasi dengan rekan-rekannya. Selama ini RSUD Kota Cilegon yang menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) seharusnya bisa memanage berbagai macam persoalan.

“Ini RSUD Kota Cilegon masuk dalam pelayanan dasar. Apa kendala dilapangan sehingga selama 7 bulan Jaspel yang seharusnya dinikmati oleh tenaga medis, kenapa tidak bisa dibayarkan. Saya yakin hal ini akan berdampak pada kinerja mereka,” ujar Hasbi Sidik.

Baca Juga  Komisi VII DPR RI Apresiasi PLTU Suralaya Patuhi Baku Mutu Emisi Hingga Raih Penghargaan Internasional

Ia berharapsecepatnya harus segera dibereskan. Pihaknya tidak ingin permasalahan yang ada di RSUD Kota Cilegon berlarut-larut.

“Jangan sampai berlarut-larut, segera hak pegawai dibayarkan. Kasihan mereka, apalagi banyak keperluan di masa Pandemi ini,” tutur Hasbi Sidik.

Sementara itu Plt. Dirut RSUD Kota Cilegon, Dr. Meisuri Mesita mengatakan, kendala RSUD Kota Cilegon selama ini yang dialami adalah proses pembayaran klaim BPJS Kesehatan. Dimana, kata dia, saat pembayaran 4 bulan sebelumnya yakni Agustus sampai November dibayarkan pada Desember. Namun karena tutup buku, akhirnya dibayarkan pada 2021.

Baca Juga  Polsek Rangkasbitung Laksanakan Vaksinasi Ke Dua

“Ketika dibayarkan pada tahun 2021, sistemnya sudah berubah, jadi kami harus menunggu. Insya Allah, besok akan dibayarkan 4 bulan terlebih dahulu,” ujarnya. (*/cr3)