oleh

Kolaborasi Bangun Pusat Pelatihan & Produksi Sarang Burung Walet

Tangerang – Sarang burung walet telah ditetapkan menjadi komoditas super prioritas untuk peningkatan nilai ekspor di bidang pertanian oleh Menteri Pertanian RI maka dalam rangka menyambut Hari Krida Pertanian, Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) & KlambirBirdNest.id berkolaborasi akan membangun Pusat Pelatihan & Produksi Sarang Burung Walet Indonesia di Kota Tangerang Banten.

Muh Ikhsan azis Co-Founder KlambirBirdNest.id menyampaikan bahwa usaha sarang burung walet adalah usaha yang menjanjikan “Usaha ini sangat menjanjikan karena melihat potensi sarang burung walet yang ada di Indonesia, selain itu usaha ini juga memiliki keuntungan yang luar biasa. Setelah kita produksi harga di Indonesia bisa menyentuh 16 s/d 23 Juta/ kg dan diatas 30 Juta/kg bila berhasil kita ekspor, sedangkan harga bahan bakunya sendiri sekitar 8-13 Juta/kg, ini artinya keuntunganya bisa 2x lipat,” Ujar Icang sapaan akrab Muh Ikhsan Azis.

Iccang menambahkan bahwa pasar untuk sarang burung walet sangat terbuka lebar “Saat ini permintaan relatif selalu stabil dan dapat dijual ke pasar dalam negeri hingga keluar negeri seperti China bahkan ke pasar Eropa dan saya yakin usaha ini akan berkembang pesat dengan dukungan pemerintah kepada anak – anak muda,” jelasnya

Baca Juga  Buka Pendidikan dan Pelatihan untuk Diplomat Madya dan Diplomat Muda

Suroyo Ketua Diklat PISPI menyampaikan “Melihat keuntungan dan peluang yang sangat besar maka PISPI berkolaborasi dengan KlambirBirdNest.id akan membangun pusat pelatihan dan produksi sarang burung walet sebagai wadah belajar dan juga berusaha sekaligus mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekspor produk pertanian,” tuturnya

Suroyo berharap dengan pembentukan pusat pelatihan dan produksi sarang burung walet dapat menghasilkan para petani milenial yang mampu menjadi eskportir komoditas pertanian “Besar harapan kami bahwa pusat pelatihan dan produksi ini menjadi wadah belajar dan berusaha para pemuda sehingga akan melahirkan para petani – petani milenial yang tangguh dan rencananya selain di Kota Tangerang akan kami bentuk juga di daerah – daerah lain agar dapat menjangkau banyak pemuda,” tambahnya

Baca Juga  Jamin Pekerja Kena PHK Digaji 60% Lewat JKP, BPJS Ketenagakerjaan Ungkap Ketahanan Program

“Insya Allah Pusat Pelatihan & Produksi yang pertama akan di resmikan pada pertengahan Juni 2021, Mohon dia dari semua pihak,” Tutup Suroyo dengan penuh semangat. (*/cr3)

Sumber: satubanten.com

News Feed