oleh

Akun Youtube BNPB Diretas

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membenarkan akun YouTube lembaga itu diretas hari ini dan sedang berupaya memulihkan kembali akun media sosial (medsos) BNPB tersebut.

“Benar diretas dan berjalan masih kita lakukan pemulihan akun,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam pesan singkat kepada Antara, Kamis (9/12/2021) dilansir beritasatu.com.

Baca Juga  Wisuda 702 Taruna Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Menteri AHY: Jangan Pernah Berhenti BelajarSleman - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewisuda 702 taruna-taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Minggu (01/09/2024). Pada kesempatan ini, ia memotivasi para lulusan dan mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan harus disikapi sebagai awal perjalanan sesungguhnya. “Saya berharap tidak pernah berhenti belajar, teruslah menimba ilmu pengetahuan, pengalaman, wawasan dan juga pertemanan karena kita ingin selalu siap selalu adaptif, responsif terhadap perkembangan zaman termasuk berbagai kemajuan di bidang teknologi informasi,” ujar Menteri AHY. Kementerian ATR/BPN sendiri telah melakukan pengelolaan pertanahan dan tata ruang dengan perkembangan teknologi, salah satunya pemetaan kadastral menggunakan drone dan satelit.

Akun YouTube resmi BNPB Indonesia siang ini berubah nama menjadi “Ethereum 2.0” dan sampai pukul 14.12 ini masih mengadakan siaran langsung tentang mata uang kripto Ethereum.

Jika membukaakun YouTube BNPB Indonesia, akan terlihat poster promosi siaran langsung konten berjudul “Ethereum Biggest Cypto Giveaway” dengan pembicara Vitalk Buterin.

Selain berganti nama, foto profil pada akun YouTube BNPB Indonesia juga diganti peretas.

Baca Juga  Ditjen AHU Naturalisasi 6 Atlet Sepak Bola, Bantu Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Video yang sebelumnya diunggah akun BNPB Indonesia sejauh ini tidak terdampak. Pantauan Antara, video konferensi pers tentang Gunung Semeru, yang diunggah pada Selasa (7/12/2021) masih bisa diputar.

Akun YouTube BNPB Indonesia selama ini digunakan untuk menyiarkan konferensi pers atau webinar dari institusi tersebut.(*/cr2)

News Feed