oleh

Mahasiswa Pemegang Ijazah Muadalah di Terima Al-Azhar Kairo

Kairo – Grand Syaikh Al-Azhar Ahmad At-Thoyyib menegaskan calon mahasiswa yang sudah memiliki ijazah muadalah (penyetaraan dengan Al-Azhar) dapat mendaftar di Universitas Al-Azhar tanpa mengikuti ujian seleksi.

“Grand Syaikh menyambut baik semua lembaga pendidikan yang akan mengajukan muadalah dengan Al-Azhar,” ujar Ahmad At-Thoyyib ketika menerima kunjungan Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM)/Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Amal Fathullah Zarkasyi di kantornya Masyikhotil Azhar, Kairo, baru-baru ini, dilansir beritasatu.com.

Dalam kesempatan itu Ahmad At-Thoyyib mengatakan hendaknya para ulama Indonesia memanfaatkan lulusan-lulusan Al-Azhar dalam menyebarkan wasathiyyat Islam ke seluruh pelosok Indonesia.

Baca Juga  Lapas Purwokerto Kirim Produk Unggulan Warga Binaan ke Purworejo Expo 2026

Al-Azhar menjadi kiblat pendidikan di dunia, menjadi rujukan keagamaan, dan menjadi pelopor dalam mensyiarkan wasathiyyat Islam.

“Alumni Al-Azhar menjadi duta Al-Azhar dalam menyebarkan paham wasatiyyat Islam,” tegasnya.

Dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (9/12/201), Delegasi FKPM yang terdiri dari pondok pesantren modern dan salafiyah (tradisional) sebelumnya telah bertemu dengan Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Muhammad Ad-Dhuwaini dan Sekjen Pusat Riset keIslaman Al-Azhar (lembaga yang menangani penyetaraan ijazah Al-Azhar) Nadzir Ayyadh.

Baca Juga  Polres Tangsel Gelar Patroli Skala Besar Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif

Delegasi dipimpin Waketum DMI Komjen (Purn) Syafruddin. Pada pertemuan tersebut Wakil Grand Syaikh dan Sekjen Pusat Riset Al-Azhar menyambut baik rencana puluhan pesantren modern dan salafiyah untuk mengajukan muadalah dengan Al-Azhar. Bahkan Wakil Grand Syaikh meminta kepada Sekjen agar dilakukan bantuan dan upaya maksimal untuk menyelesaikan proses muadalah pondok-pondok pesantren.

Baca Juga  Kajati DKI Reda Manthovani Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia

Al-Azhar menerapkan persyaratan muadalah ijazah terhadap semua calon mahasiswa yang akan mendaftar kuliah di Universitas Al-Azhar.

Dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan pejabat Al-Azhar, delegasi FKPM yang dipimpin Komjen (Purn) Syafruddin dan KH Amal Fathullah Zarkasyi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Mesir dan Al-Azhar, yang telah mendidik, membantu dan mendukung dan memberikan iklim yang kondusif bagi pelajar dan mahasiswa dari Indonesia selama belajar di Al-Azhar.(*/cr2)

News Feed