CILEGON – Dalam rangka menghadapi bulan suci ramadhan perguron pencak silat Terumbu Banten Padepokan Kera Putih DPD Kota Cilegon (PPSTB) yang di pimpin oleh Guru Besar Padepokan Kera Putih Murtaje Serata Wakil Ketua PPSTB Kota Cilegon Mad Sayuni, mengadakan latihan terakhir menjelang bulan puasa
Acara tersebut bertempat di Sekretariat Dewan Pimpinan Ranting Cabang padepokan terumbu kera putih Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten (PPSTB) Dewan pimpinan ranting cabang Lingkungan Semendaran Rt.01/ Rw.03 Kelurahan Panggung Rawi kecamatan Jombang Kota Cilegon Provinsi Banten, kegiatan tersebut berlangsung di Semendaran kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Sabtu malam Minggu (11/4/2021)
Pencak silat sebagai salah satu seni bela diri, merupakan tradisi khas Indonesia khususnya di Provinsi Banten yang telah ada dari generasi ke generasi. Penetapan Pencak silat sebagai warisan budaya Banten.
Dalam hal ini, Ketua Padepokan Kera Putih Agus Widodo mengatakan, bahwa malam ini kita bisa melakukan latihan terakhir menjelang bulan suci ramadhan, latihan terakhir ini salah satu kegiatan rutin kita dalam ngenghadapi bulan puasa, tujuan dari latihan ini juga untuk memfokuskan dalam beribadah untuk menjalani puasa selama 1 bulan penuh ini.
“Ini salah satu tradisi Padepokan Kera Putih dalam menghadapai bulan suci ramadhan mengelar pertunjukan seni budaya persilatan seperti ini, biasanya seminggu menjelang puasa kita sudah berhenti untuk latihan, nanti di buka lagi seminggu setelah Idul Fitri dengan tarian kembang kalangan seni budaya Banten seperti ini,” ucapnya ” Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co
Ditempat yang sama Feriyana ketua PPSTB DPD Kota Cilegon ia juga menyampaikan Pencak Silat Terumbu Banten adalah, sebagai warisan budaya daerah yang menjadi kebanggaan orang Banten apalagi sudah diakui oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon, sebagai warisan budaya pencak silat yang harus dikembangkan dan dilestarikan.
“Alhamdulilah, dalam waktu dekat ini kita akan mempersiapkan jurus untuk mutan lokal (Mulok) tiga pilar pencak silat Terumbu ,Bandrong,TTKKDH sedang mempersiapakan jurus baku tersebut untuk mulok sesuai Peraturan Walikota (PERWALI) Kota Cilegon Nomor.48 Tahun.2018 tentang Penerapan Kurikulum Muatan Lokal
Dalam pertenghan tahun ini Insya Allah’ bisa berjalan Jurus baku 3 pilar yang diajarkan dalam muatan lokal (mulok) di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), Serta sekolah menengah atas (SMA),Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Setiap tahun rutin bisa dilombakan dalam Festival Jurus di kota Cilegon
Dirinya berharap kepada masyarakat untuk terus melestarikan budaya pencak silat, dan untuk pemerintah provinsi Banten terus menggali potensi atlet khsusnya yang ada di padepokan
“Makin banyak padepokan silat di kota Cilegon makin banyak juga regenerasi untuk melestarikan seni budaya pencak silat yang berasal dari Banten,” Pungkas Feri * (BUDI)










