oleh

Sejumlah Mahasiswa Desak Pemda Pandeglang Untuk Tunda Pilkades

PANDEGLANG – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang melakukan Demontrasi di Kantor Bupati Pandeglang menuntut agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak ditunda

Diketahui bahwa Kabupaten Pandeglang provinsi Banten, adalah salah satu dari sekian daerah yang akan melangsungkan Pesta Demokrasi ditingkat Desa, sontak hal ini menjadi sorotan dari HMI Cabang Pandeglang karena ditemukan banyaknya kejanggalan yang terjadi disetiap tahapan-tahapan Pilkades tersebut.

“ Handoko Syarief selaku Koordinator Aksi, dalam Orasinya menyampaikan “Pelaksanan Pilkades kali ini kami menilai banyak kejanggalan yang terjadi itu akibat dari Regulasi yang dibuat tidak jelas, salah satunya tidak adanya Lembaga Pengawas Independen. Inilah yang sangat berdampak banyaknya pelanggaran atau sengketa yang terjadi di setiap tahapan yang telah dilaksanakan

Baca Juga  Cegah Pungli, Layanan Keimigrasian Kanim Cilegon Kini Diawasi CCTV

Sebagai contoh “Ketika di salah satu Desa di Kecamatan Picung yang mengakibatkan adanya unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat di sana, dan salah satu Desa di Kecamatan Sindangresmi juga tidak menutup kemungkin pasti terjadi di desa-desa lainnya “tentunya hal ini tidak ada tindakan secara hukum dalam penyelesaian hal tersebut.” Tegas Handoko Syarief, Selasa (13/7/2021) Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co

HMI Cabang Pandeglang juga mendesak agar Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam hal menyelenggarakan Demokrasi harus berasaskan keadilan bagi seluruh masyarakat yang akan berpartisipasi dalam Pilkades tersebut, untuk itu HMI meminta agar segera direvisi-nya PERBUP tentang Pilkades dan dibentuknya Lembaga Pengawas guna untuk meminimalisir pelanggaran atau sengketa yang terjadi dan akan terjadi.

Baca Juga  Jika Susah Tidur, Coba Atasi dengan Obat Tidur Alami

“ Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang Hadi Setiawan menegaskan “Kami menilai, pelaksanaan Pilkades ini terkesan dipaksakan karena melihat Regulasi yang dibuat terkesan mencacati nilai-nilai Demokrasi, mengenai Anggaran untuk pelaksanaan Pilkades juga banyak dikeluhkan oleh beberapa Panitia tingkat Desa, maka Kami dalam hal ini menyuarakan Aspirasi agar bagaimana Demokrasi itu harus diwujudkan secara Adiil, Jujur dan Bersih serta tidak adanya Permainan yang dilakukan oleh sekelompok Oknum Kekuasaan” Ungkap Hadi.

Baca Juga  Terimakasih Kemensos, Terimakasih Bapak Presiden Prabowo

“ Handoko menambahkan, dalam kondisi yang masih dilanda Corona Virus Desease 19 ini, HMI Cabang Pandeglang meminta agar Pemerintah Kabupaten untuk memfokuskan ke penanganan COVID-19, karena Pandeglang yang sudah berada di Zona Orange.

“Kondisi saat ini juga harus menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan Pilkades , karena mengingat Kabupaten Pandeglang termasuk dalam Zona Orange, maka tidak menutup kemungkinan ketika di laksanakannya Pilkades tersebut adanya perkumpulan masyarakat dan Cluster Covid -19 semakin melonjak tinggi, dan Kabupaten Pandeglang akan menjadi Zona Merah ” Tutup Handoko Syarif. *(UJANG AWALUDIN)

News Feed