oleh

Musim Hujan di Jawa Barat Memasuki Siaga Satu Bencana

Bogor – Memasuki musim hujan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menetapkan seluruh daerah di Jabar berstatus siaga satu bencana. Ridwan Kamil mengklaim telah mengurangi potensi banjir.

Hal itu dikatakan Ridwan Kamil atau Kang Emil, di sela mendampingi Menteri Luar Negeri Inggris Elizabeth Mary Truss dalam peluncuran program Nurture To Scale di Bogor Creative Centre, Kota Bogor, Jumat (12/11/2021).

Siaga satu diberlakukan dalam menghadapi potensi bencana seiring musim hujan yang terjadi di Jabar. Musim hujan diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2022. Imbauan terkait bencana sudah disampaikan Kang Emil itu kepada seluruh kepala daerah dan kepala BPBD.

Baca Juga  Lapas Purwokerto Lakukan Rapat Koordinasi Penguatan Pembinaan dan Pengawasan bagi Warga Binaan

“Mensiagasatukan seluruh daerah, agar memastikan saluran-saluran air dan jalur-jalur air itu terjaga dengan baik dan memadai. Sehingga kalau ada hujan besar, meminimalisir potensi banjir,” kata Emil.

Kata dia, sejauh ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dinilai berhasil mengurangi banjir. Berkaca pada daerah aliran sungai (DAS) Citarum, pun masih banjir, namun secara ilmiah volume air sudah berkurang dilansir beritasatu.com.

“Kalau menyelesaikan Banjir menurut saya terlalu besar. Tapi kalau mengurangi Banjir saya kira sudah kita lakukan,” ucapnya.

Baca Juga  63.847 KPM di Kabupaten Serang Menerima Bantuan Pangan Beras

“Artinya apa yang kita upayakan memitigasi bencana ini relatif berjalan. Walaupun belum 100 persen menyelesaikan,” sambung Emil.

Kang Emil mengungkapkan, ada dua potensi bencana saat musim hujan, yakni Banjir dan tanah longsor yang diprediksi hingga Maret 2022.

Oleh karenanya, dia mengimbau warga Jabar agar menjaga kebersihan saluran air, termasuk selokan yang berada di lingkungan sekitar, serta tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Pembangunan Pasar Induk di Pekanbaru Terhenti

Menurutnya, pemerintah terus berupaya mengurangi potensi Banjir dengan membangun infrastruktur pengendali banjir, salah satunya dua bendungan di Ciawi dan Sukamahi, Kabupaten Bogor. (*/cr2)

News Feed