Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto melaksanakan pengiriman lemari etalase hasil karya warga binaan kepada Universitas Jenderal Soedirman, Sabtu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertukangan kayu yang bertujuan memberikan keterampilan kerja bagi warga binaan agar lebih produktif selama menjalani masa pembinaan.
Lemari etalase tersebut dibuat oleh warga binaan yang mengikuti program pembinaan kerja dengan arahan serta pendampingan dari petugas Lapas Kelas IIA Purwokerto. Produk ini merupakan hasil dari proses pelatihan keterampilan pertukangan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kemandirian warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pembinaan keterampilan. “Kami terus mendorong warga binaan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan memiliki nilai guna bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke lingkungan sosial,” ujarnya.
Melalui pengiriman hasil karya tersebut kepada Universitas Jenderal Soedirman, diharapkan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk menghasilkan produk yang bermanfaat. Seluruh rangkaian kegiatan pengiriman berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
(Humas Lapas Purwokerto)










