Siberindo.co – Diguyur hujan terus menerus yang mengakibatkan debit air tinggi, jembatan gantung yang berasa di Desa Parungkujang tepatnya jembatan penghubung Kampung Dukuh – Kadubojong – Kampung Cipicung, Kecamatan Cileles ambruk, Minggu (13/12/2020).
“Derasnya air sungai disebabkan curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut yang mengakibatkan air sungai meluap sehingga jembatan gantung penghubung terdorong kencangnya aliran sungai yang mengakibatkan jembatan tersebit rusak berat,” kata salah satu Prades Parungkujang, Yudi kepada wartawan melalui WhatsApp.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Cileles, H.Rafei menyatakan, saat ada informasi bencana jembatan ambruk, kami tim medis gerak cepat langsung menuju kejadian dan diketahui tidak ada korban jiwa.
“Memang ada 9 warga setempat yang mengalami luka ringan, mereka saat akan melakukan kerja bakti memperbaiki jembatan yang memang sudah rusak tetapi tiba – tiba jembatan malah ambruk,” terangnya.
Masih katanya, setelah korban dapat penanganan khusus dari tim medis gerak cepat Puskesmas Cileles lanjut H.Rafei, mereka (korban-red) langsung di pulangkan ke rumahnya masing – masing.
“Sementara cukup berobat jalan saja karena hanya luka-luka ringan, “pungkasnya.(Ajat/fajarbanten.com)










