oleh

DPRD Kota Bogor menduga pekerjaan pejalan kaki di Sudirman akan selesai tepat waktu

Bogor – Komisi III DPRD Kota Bogor menggelar inspeksi ke proyek pembangunan pedestarian dan jalur sepeda di Jalan Sudirman. Mereka menyangsikan pengerjaan proyek Rp 4,6 miliar itu selesai tepat waktu.

Inspeksi dipimpin oleh Ketua Komisi III Zaenul Mutaqin dan diikuti oleh Wakil Ketua Komisi III Edi Darmawansyah serta anggota Komisi III Pepen Firdaus, Sopian, Karnain Asyhar, R Laniasari, Dodi Setiawan dan R Oyok Sukardi, dilansir beritasatu.com.

Berdasarkan hasil sidak, dari depan Bogor Permai hingga ke Bogor Junction. Para anggota DPRD Kota Bogor ini tidak menemukan adanya pekerja yang melakukan pembangunan disekitar lokasi yang disambangi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin, menyebutkan, berdasarkan informasi papan proyek yang terpampang di salah satu bangunan semi permanen milik kontraktor, tertulis proyek ini dikerjakan dari 17 November hingga 30 Desember 2021.

Baca Juga  PPKM Level 1 Kota Bogor Cukup Terkendali

“Kenapa kita bisa memastikan ini tidak akan selesai tepat waktu. Karena setelah kita tanya kepada tiga pihak yang berkepentingan di sini yakni konsultan, dinas dan kontraktor, mereka menyatakan bahwa diperkirakan ini selesai sampai hanya 80 persen,” ujar Zaenul, Selasa (14/12/2021).

Meski proyek sangkuriang ini diperkirakan tidak akan selesai. Pria yang akrab disapa ZM ini tetap memberikan masukan kepada pihak kontraktor agar bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai tenggat waktu. Yaitu dengan menambah jumlah pekerja dan melakukan pekerjaan secara paralel.

Hal lainnya, berharap proyek ini tidak menyisakan PR di kemudian harinya. Sehingga jika memang diperlukan penambahan waktu kerja, pihak DPRD Kota Bogor tidak akan mempermasalahkan hal tersebut. “Jangan sampai dipaksakan tepat waktu ternyata masih berantakan,” kata ZM mewanti-wanti.

Baca Juga  DPRD Tanyakan Kinerja Pemprov Banten Terkait Serapan Anggaran yang Belum Maksimal

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Edy Darmawansyah mengungkapkan, proyek yang memiliki panjang 1,3 kilometer ini baru terealisasi 400 meter saja. Sehingga masih ada beban pekerjaan 900 meter dengan sisa waktu pengerjaan 16 hari.

“Mungkin secara bobot presentasi baru 30 persen dan ini fakta disini. Karena yang 400 meter pun bukan berarti semuanya selesai sempurna kan masih ada yang lain-lainnya. Kalau majornya itu sudah selesai tapikan yang minornya belum seperti ada diantara coran dengan constin ini kan nanti ada tanaman ini harus dibersihkan belum lagi menambal aspal-aspal yang rusak bekas galian,” jelas Edy.

Baca Juga  Gegara Ucapan Ini, Denny Sumargo Dilaporkan ke Polisi, Waduh

Keterlambatan ini juga dinilai oleh Edy dikarenakan pihak Pemkot yang telat melakukan lelang proyek, sehingga menyebabkan minimnya waktu pengerjaan.

“Kalau kesalahan pemkot dari awal saya sudah menyatakan bahwa pemkot itu seperti tidak belajar dari pengalaman masa iya pekerjaan infrastruktur ini dimulainya pertengah,” tambahnya.

Sebelumnya, Selasa siang, Wali Kota Bogor mengultimatum (peringatan) kontraktor agar menyelesaikan pengerjaan pedestrian dan jalur sepeda di Jalan Sudirman rampung sebelum Natal.

Hal itu dikatakan Bima usai melakukan inspeksi kedua, setelah pekan lalu melakukan hal yang sama.

Bima menyebut, saat sidak pertama pengerjaan baru mencapai 5% dan saat ini sudah mencapai 21%. Pun demikian, Bima masih belum puas melihat progres di lapangan.(*/cr2)

News Feed