Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengultimatum (peringatan) kontraktor agar menyelesaikan pengerjaan pedestrian dan jalur sepeda di Jalan Sudirman rampung sebelum Natal.
Hal itu dikatakan Bima usai melakukan inspeksi kedua, setelah pekan lalu melakukan hal yang sama.
Bima menyebut, saat sidak pertama pengerjaan baru mencapai 5% dan saat ini sudah mencapai 21%. Pun demikian, Bima masih belum puas melihat progres di lapangan lantaran berdasarkan kalender kerja pedestrian dan jalur sepeda selesai pada akhir Desember 2021 dilansir beritasatu.com.
Ia melihat masih pengerjaan belum maksimal, masih ada beberapa masalah di lapangan seperti belum semua area pelestarian dengan panjang 1 kilometer itu terbeton dan belum semua jalur sepeda rampung.
Belum lagi, area parkir di sepanjang Jalan Sudirman belum sepenuhnya kosong, sehingga menyulitkan pengerjaan dan membuat kemacetan di seputar Air Mancur Sudirman.
“Pada kontraktor, saya targetkan tanggal 25 Desember selesai untuk beton dan kongkretnya. Harus selesai semua,” tegasnya.
Bima juga meminta kepada pihak kontraktor untuk menambah pekerja dan meningkatkan jam operasionalnya. Tidak tanggung, permintaan dalam meningkatkan jam operasional pembangunan ini harus dilaksanakan dari pagi sampai tengah malam.
Kendati demikian, Bima menggarisbawahi agar kualitas pengerjaan harus bagus, pun dikerjakan cepat.
“Saya juga minta pak lurah tiap hari disini untuk memonitor dan saya cek juga tadi dengan warga, dengan toko harus selesai semua persoalannya. Jangan menyisakan persoalan dengan warga terutama soal akses keluar masuk,” jelasnya.
“Saya minta pengawas jangan main-main, selalu diingatkan, PPK jangan lengah, harus lebih galak lagi untuk mengawasi bersama pengawas karena pekerjaan ini baru sekitar 21 persen,” katanya.
Ditempat yang sama, Kadis PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengaku, pihaknya terus berusaha menekan pihak ketiga atau kontraktor untuk percepatan pelaksanaan pekerjaan.
“Kami minta ditambah pekerjaan, sudah terlihat dengan betonisasinya, selama 3 hari sejak pak wali sidak pertama sudah naik 15 persen. Jadi sekarang sudah 20 persen. Mudah mudahan hingga akhir tahun progresnya bisa tercapai,” harapnya.
Sementara itu, pihak kontraktor mengaku tetap optimis dan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target. “Sekarang sudah pekerjaan betonisasi, kami optimis selesai dengan target yang diberikan pak wali,” singkatnya.(*/cr2)










