oleh

PKM Unpam Sosialisaikan Manajemen Waktu Belajar Daring Selama Pandemic Covid-19

Tangerang – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang pada Sabtu 13 Maret 2021, di fokuskan pada SMAN 15 Kabupaten Tangerang, Jl. Raya Korelet No. 1. Ranca Kalapa, Kec. Panongan, Tangerang, Banten.

Metode kegiatan yang dilaksanakan yaitu webinar atau di laksanakan secara online melalui aplikasi Google Meeting dan memberikan materi kapada para siswa-siswi dengan tema “Meningkatkan efektivitas siswa-siswi SMAN 15 Kab. Tangerang dalam memanajemen waktu belajar daring selama covid-19”.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi bahwa memanajemen waktu itu penting selama belajar daring dan berorganisasi selama pandemic Covid-19 sehingga dapat memberikan manfaat dan bekal kepada para siswa-siswi SMAN 15 Kabupaten Tangerang.

Peserta PKM dari mahasiswa diikuti oleh Eli RA, Devi Tri, Devi Sav, Shifa dan Yeni serta 50 siswa-siswi SMAN 15 Kabupaten Tangerang yang ikut berpartisipasi dan meramaikan acara tersebut.

Menurut Eli selaku Mahasiswa Unpam yang terlinat dalam acara ini, Manajemen waktu di masa pandemi Covid-19 memang gampang – gampang susah.

“Untuk kita yang saat ini yang harus ikut mematuhi aturan pemerintah untuk stay at home, barangkali pernah mengalaminya. tiba-tiba hari sudah sore, tetapi merasa belum mengerjakan apa-apa terlebih tugas sekolah yang diberikan bapak-ibu guru, terlalu sibuk akhirnya tidak menyelesaikan satu tugas pun,” ujarnya memberikan contoh.

Menurutnya, dalam kegiatan sehari-hari, semua diberi waktu yang sama yaitu terdapat waktu 24 jam dan bisa mempergunakannya dengan tepat dan efisien menurut kebutuhan. Hanya saja tidak semua orang mengerti atau menggunakan waktu yang mereka punya dengan sebaik mungkin juga bahkan lalai untuk memahami konsep waktu yang berharga.

Baca Juga  Kota Tangerang Masuk Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Sebagai peserta didik banyak sekali yang dikerjakan tugas – tugasnya. Bagaimana peserta didik membuat jadwal dengan kegiatannya misalnya bagaimana mengatur waktu beribadah agar tepat waktu dan disiplin dalam belajar serta menyelesaiakan tugas – tugas yang lain. Dimasa Pandemi Covid 19 ini ada pola pembelajaran yang berbeda seperti pada hari biasanya. Pola pembelajaran

“Menggunakan Luring dan Daring. Maka dari itu sebagai peserta didik sangatlah penting untuk memahami manajemen waktu dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari hari,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menjadi siswa-siswi berkompeten dalam ketiga hal tersebut, maka dibutuhkan manajemen waktu yang tepat dan bijaksana. Hal ini penting karena waktu tidak dapat kembali ataupun diputar untuk kedua kalinya. Hal terpenting dari memanage waktu bukanlah bagaimana kita membuat perencanaan waktu yang kita miliki, namun juga melihat hasil yang dapat kita capai dari manage waktu tersebut.

Berikut hal-hal yang di lakukan dalam memanajmen waktu belajar :

a. Buat to do list dan Time Bloking
Biasakan untuk mendisiplinkan diri menyusun apa yang harus di lakukan esok hari pada malam sebelum sekolah.

Membuat to do list membantu untuk mengetahui atau mengingat apa saja yang akan di kerjakan dan mengetahui urutan kegiatan yang akan di lakukan.

Time blocking dibuat berdasarkan pembagian waktu. Umumnya pembagian ini dilakukan dalam sehari atau 24 jam. Sebelumnya harus bisa memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan sebuah kegiatan atau menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Baca Juga  Polsek Mancak Adakan Serbuan Vaksinasi, Percepat Herd Immunity Masyarakat

b. Membuat Skala Prioritas
Faktor yang mempengaruhi efektivitas belajar siswa menurun di musim pandemi selain karena alasan fasilitas yang tidak memadai, tugas sekolah dua kali lipat lebih banyak, belum lagi yang aktiv di organisasi, dan salah satunya adalah minimnya keterlibatan guru dalam proses KBM. Beberapa di antara para siswa bertanya-tanya, sebenarnya kenapa sih skala prioritas itu penting untuk dilakukan?

Saat menjalankan berbagai rutinitas, dalam membedakan apa yang harus terlebih dulu dilakukan dan mana yang bisa dinomor duakan. Melalui skala prioritas, maka bisa diketahui apa saja yang perlu dilakukan dengan urutan beserta tujuan yang jelas. Saking banyaknya kegiatan yang dilakukan dalam sehari , terkadang bisa membuat focus terpecah sehingga pasti dilanda kebingungan dan kehabisan waktu. Namun hal ini tidak akan terjadi, ketika memiliki prioritas. Dengan skala prioritas, akan tetap fokus untuk mengerjakan tugas yang penting dan mengesampingkan atau bahkan menunda tugas yang tidak penting.

c. Tentukan Deadline dan focus pada tugas Sekolah
Jika mata pencaharian bergantung pada kemampuan untuk menciptakan karya hebat di tekanan deadline waktu yang ketat, maka harus menemukan strategi untuk membuat tetap teratur dan fokus.Sebaiknya hindari menganggap deadline kerja sebagai tanggal yang ditakuti di kalender nantikan pertemuan mereka. Masing-masing mewakili tanggung jawab tugas mata pelajaran dari sekolah yang hasilnya membuat guru puas, Kunci untuk menyelesaikan seluruh tanggung jawab tugas yang di berikan guru dengan deadline agar tepat waktu adalah tetap fokus. Dapat mengatakan pada teman,, atau keluarga jika memerlukan waktu untuk belajar..

Baca Juga  Awas! Bau Mulut Bisa Pertanda Kamu Derita Penyakit Diabetes

d. Jangan mencoba Multitasking
Bahwa jika menyelesaikan pekerjaan atau tugas utama sambil menyelesaikan tugas lain, hasilnya tidak akan maksimal. Lain halnya jika menyelasaikan pekerjaan satu persatu.

Tips agar tetap bisa melewati semua deadline tugas adalah dengan mengerjakan tugas tersulit dan mendesak terlebih dahulu. Selesaikan tugas yang membutuhkan waktu cukup banyak, kemudian dapat beralih mengerjakan tugas lainnya. Usahakan untuk menjauhkan benda-benda pendistraksi atau pengganggu fokus, seperti gadget, televisi, atau bahkan waktu curhat bersama teman. Tunda dulu aktivitas tambahan selain yang berkaitan dengan tugas utama. Sikap focus yang di miliki akan membuat pekerjaan cepat selesai.

e. Delegasikan Tugas yang tidak penting
Menentukan tugas yang akan didelegasikan, apabila ini adalah pertama kalinya melakukan delegasi, mulailah dengan tugas yang yang tidak terlalu rumit. Jangan langsung mendelegasikan tugas yang sifatnya krusial atau sensitif. Selain itu, perhitungkan kesalahan yang mungkin akan muncul sehingga bisa memberi waktu mengerjakan tugas yang tidak terlalu dekat dengan deadline yang sebenarnya.

Poin pentingnya dari artikel ini adalah Sentuhan akademisi memberikan dorongan semangat para siswa untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya memanjamen waktu dan efek multiplikasi manajemen waktu yang baik memungkinkan untuk mencapai lebih banyak dalam periode waktu yang lebih singkat, yang mengarah pada waktu luang yang lebih banyak, mungkin dapat memanfaatkan peluang belajar, menurunkan stres, dan membantu fokus, yang mengarah pada lebih baik sehingga meningkatkan aspek dalam kehidupan sehari-hari.

(*/cr3)

Sumber: satubanten.com

News Feed