oleh

PPKM Jawa-Bali di Perpanjang Selama Dua Pekan

Tangerang – Meski penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang lagi selama dua pekan ke depan, namun Pemerintah Kota Tangerang mengizinkan penyelenggaraan acara besar seperti konser, event besar lainnya seperti acara pernikahan besar di Kota Tangerang. Pasalnya wilayah Kota Tangerang sudah masuk PPKM Level 1.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat dihubungi sejumlah media, Senin (15/11/2021).

“Kita di masa PPKM Level 1 ini sebenarnya sudah mengizinkan diselenggarakannya konser, pameran, lomba – lomba hingga menggelar acara pernikahan besar dengan kapasitas maksimal 75 persen. Namun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan,” ungkap Arief.

Baca Juga  Pasiter Kodim 0602/Serang : Babinsa Bergerak Cepat Kawal Distribusi Gabah Ke Bulog

Ditambahkannya, berdasarkan asesmen yang dikeluarkan Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan, wilayah Kota Tangerang memang kini berada di PPKM Level 1.

“Kita tetap minta semua masyarakat untuk disiplin, dan kita terus melakukan pengawasan ketat agar angkanya terus stabil seperti ini jangan sampai nantinya kita izinkan, terus masyarakat abai dan terjadi lonjakan kasus,” terangnya.

Baca Juga  Pusat Pembelanjaan Jakarta Pusat Ramai di Kunjungi Pada Akhir Pekan

Diterangkan Arief, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang program vaksinasi Covid-19 yang dijalankannya kini sudah bisa menembus angka 92,4 persen atau setara 1.366.475 orang yang telah divaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama dari total 1.479.301 target, sedangkan untuk dosis kedua sudah mencapai 67,9 persen atau 1.003.920 orang yang divaksinasi Covid-19.

“Kalau untuk Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk Covid-19 yang kapasitasnya 1.900 tempat tidur sekarang cuma terisi 21 bed atau enggak sampai 1 persen. Artinya kita berhasil menekan penyebaran Covid-19,” terangnya dilansir beritasatu.com.

“Sekali lagi saya himbau agar kita tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena orang yang sudah divaksinasi dan sudah terbentuk antibodi-nya tidak lantas kebal dari paparan Covid-19. Karena itu vaksinasi sebagai upaya kita untuk mengurangi resiko kematian, dan itu yang sampai saat ini kita terus pantau,” tandasnya.(*/cr2)

News Feed