oleh

Penghapusan Laporan Penduduk, Polda Metro: Ipda Rudi Bertindak Sendiri

Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada polisi lain yang terlibat terkait penolakan laporan warga yang dilakukan anggota Polsek Pulogadung Aipda Rudi. Hal itu diutarakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan terkait penolakan laporan dari korban perampokan berinisial KM, Rabu (15/12/2021).

“Tidak ada (polisi) lain yang terlibat. Hanya pak Rudi yang langsung merespons sendiri dan berhadapan dengan ibu (KM) tersebut.,” ucap Zulpan kepada wartawan, Rabu (15/12/2021) dilansir beritasatu.com.

Terkait hal itu, Zulpan menyangkan perbuatan Aipda Rudi yang menolak laporan korban perampokan tersebut.

“Jadi kan sebenernya ibu itu yang berhadapan dengan Aipda Rudi. Kemudian, ia memberikan respons yang kurang bagus. Sehingga ibu itu pulang, kita sangat sayangkan, salah anggota itu,” ucap Zulpan.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang warga berinisial KM yang mengaku dimarahi saat membuat laporan aksi pencurian atau perampokan yang dialaminya di Jalan Sunan Sedayu, Jakarta Timur pada Selasa (7/12/2021) lalu sekitar pukul 18.45 WIB.

Baca Juga  Kemenkum Malut Lakukan Resertifikasi Pusat Perbelanjaan Berbasis KI Terhadap Muara Mart Ternate

Setelah kejadian itu, korban melapor ke polsek terdekat di Rawamangun, akan tetapi saat ditanya polisi, justru disarankan untuk menenangkan diri dan percuma jika pelakunya dicari.

Tidak sampai di situ, ternyata polisi tersebut memarahi korban karena mengambil uang dengan jumlah banyak di ATM.

“Lagian ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot apalagi banyak potongan biaya admin juga,” ucap polisi tersebut dengan nada bicara tinggi.(*/cr2)

News Feed