oleh

Kasus Terpapar Covid-19 di Jakarta Kembali Turun 79 Kasus

Kasus aktif Covid-19 di Jakarta kembali turun sebanyak 79 kasus dibandingkan kasus aktif sehari sebelumnya. Total jumlah kasus aktif hari di Jakarta ini, Kamis (16/9/2021), terdapat 3.289.

Penurunan kasus aktif ini seiring dengan penambahan jumlah kasus positif Covid-19 yang tidak terlalu signifikan.

“Jumlah kasus aktif di Jakarta per 15 September turun sejumlah 79 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 3.289 baik orang yang masih dirawat atau yang menjalani isolasi,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Dari jumlah 3.289 kasus itu, sebanyak 1.066 orang yang menjalani perawatan di 140 RS rujukan di Jakarta dan sebanyak 2.223 orang yang menjalani isolasi mandiri. Sehari sebelumnya, 14 September, jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 3.368 kasus dengan perincian 1.100 orang yang dirawat dan sebanyak 2.454 orang yang menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga  Maulid Nabi di Peujeuh Cibadak, Dimeriahkan dengan Penampilan Seni dan Bakat

Jumlah kasus aktif saat ini turun tajam sebanyak 109.849 atau turun 33 kali lipat dibandingkan puncak kasus aktif di Ibu Kota yang terjadi pada 16 Juli 2021 lalu. Pada saat itu, jumlah kasus aktif mencapai angka 113.138 kasus dengan perincian 88.295 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi dan sebanyak 24.843 pasien Covid-19 yang dirawat.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 dalam sepekan terakhir juga mengalami penurunan yang signifikan. Hingga saat ini, positivity rate di Jakarta sudah berada di angka 1,5 %. Angka ini terus menjauh dari ambang batas ideal positivity rate yang ditetapkan oleh WHO, yakni 5%.

Baca Juga  Kadishub Gelar Check Point di Tiga Titik

“Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,5%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,” ungkap Dwi.

Padahal, dalam sepekan terakhir, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan tes PCR sebanyak 123.082 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 1.846 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 121.236 orang dinyatakan negatif Covid-19.

Jumlah tes PCR ini sudah melampaui standar minimun yang ditetapkan WHO, yakni 10.645 orang dites PCR per minggu di Jakarta. Hal ini berarti, jumlah tes PCR di Jakarta sudah 12 kali lipat dari standar WHO.

Baca Juga  Badak Banten Orasi di Depan Kantor Kejati Banten

“Dalam seminggu terakhir ada 123.082 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 567.399 per sejuta penduduk,” terangnya.

Berdasarkan data per 15 September, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 855.424 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 838.680 dengan tingkat kesembuhan 98%, dan total 13.455 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%. (*/cr2)

Sumber: beritasatu.com

News Feed