oleh

Sandiaga: AKI 2021 Membuka Lebih Banyak Pekerjaan

Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Presiden Joko Widodo sangat berharap sektor parekraf mampu membuka lapangan kerja lebih banyak. Saat ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif membuka lapangan kerja terbanyak dengan total 34 juta tenaga kerja,dilansir beritasatu.com.

Karena itu, untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif yang bersanding erat dengan sektor pariwisata, kata Sandiaga, pihaknya selain melakukan pendampingan dan mentoring juga memberikan pelatihan-pelatihan (workshop) agar UMKM semakin tumbuh dan berkembang dengan baik saat ajang Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 yang sudah berakhir akhir pekan kemarin.

Harapannya, para pelaku usaha bisa mengembangkan produknya baik secara kualitas dan kuantitas. Dikatakan, inovasi adalah kunci bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan saat pandemi, khususnya jelang masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga  Kadivpas Hensah Dorong Pemasyarakatan Profesional dan Bersih di Maluku Utara

“Adanya Arief Yahya (mantan menparekraf) dan Triawan Munaf (mantan ketua barekraf) dalam acara AKI tersebut pekan kemarin menunjukkan kekompakan pariwisata dan ekonomi kreatif. Pasalnya pada tahun depan sektor ekraf akan dikembangkan untuk bisa menghasilkan lapangan pekerjaan. Karena tiga isu utama pada tahun depan adalah peningkatan lapangan kerja semuanya dari sektor ekraf dan pariwisata,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (16/12/2021).

Menurutnya, selain pendampingan, workshop, inkubasi dan juga pameran menjadi yang utama bagi para UMKM ini. Selain itu ada juga pembiayaan. Inovasi diyakini dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja luas bagi masyarakat. Terlebih, UMKM memainkan peran penting sebagai tulang punggung perekonomian bangsa, dengan 60% dikontribusikan oleh subsektor kuliner, kriya, dan fesyen.

Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 yang telah berjalan di 16 kota dengan mengangkat tema “Produk Indonesia untuk Ekonomi Kuat” memang berfokus untuk peningkatan dari produk UMKM. Dari pelaksanaan AKI ini, Sandi mengakui bahwa pendampingan dan mentoring yang diberikan melalui program tersebut terbukti mampu tingkatkan pendapatan peserta UMKM 10 kali lipat.

Baca Juga  KJRI Frankfurt Gelar Workshop Angkliung bagi Grup Musik Angklung di Jerman

Dalam workshop yang diberikan oleh Kemenparekraf, diharapkan mampu membuat pahlawan-pahlawan ekonomi atau UMKM yang membangkitkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja sehingga Indonesia bangkit dan kuat.

Dia menegaskan, workshop yang dilakukan bertujuan mempersiapkan pelaku usaha menghadapi libur Nataru, sehingga para pelaku UMKM dapat tetap berkreasi dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Baca Juga  FGD Evaluasi Pembangunan Zona Integritas, Kemenkum Malut Komitmen Raih WBBM

“Juga kita siapkan mereka untuk memasuki era baru, pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis teknologi dan berbasis desain,” ujar Sandiaga.

Saat ini, Kemenparekraf tengah berfokus pada sejumlah program dan kegiatan yang membangkitkan semangat dan kemampuan untuk memulihkan sektor parekraf. Sehingga, program yang telah disusun dapat berjalan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Sementara pada kriya, dia menekankan agar desain dan produk dapat fokus terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian alam.

“Jadi ini tugas kita, bukan hanya kita ingin membangkitkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjaga lingkungan dalam konsep 3P, planet, people dan prosperity, yaitu lingkungan hidup, dampak baik bagi manusia-menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan keberlanjutan usaha,” pungkas Sandiaga.(*/cr2)

News Feed