Serang – Sudah dirilis sejak Novenber tahun lalu Hyundai Kona Electric adalah salah satu mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), dengan baterai lithium-ion 39,2 kWh dan motornya yang dapat menghasilkan torsi 395 Nm serta tenaga 134 hp 136 Ps. Dengan menggunakan penggerak roda depan.
Dalam satu kali pengisian penuh Hyundai Kona Electric mampu menempuh jarak 345 km (berdasarkan NEDC3) dan 289 km(berdasarkan WLTP4) dalam sekali pengisian daya.
Dengan kemampuan jelajah seperti itu Hyundai Kona bisa memenuhi ragam kebutuhan gaya hidup pemiliknya. Dengan lama pengisian 54 menit dari nol hingga 80 persen @ 100 kW).
Dari garis besar tersebut Hyundai Kona akan bisa memenuhi berbagai kebutuhan pemiliknya dari pergi ke kantor, belanja, main golf, ke tempat nongkrong, ke mall dan lain-lain, yang artinya mobil Kona Electric harus bisa bermain di kolam yang sama dengan ICE.
Berikut adalah kelebihan Hyundai Kona Electric yang bisa pemiliknya nikmati.
Dari performa Mesin sendiri kita bisa mendapatkan performa maksimal dengan torsinya 395 Nm dan tenaga 134 hp (136 PS). Hyundai Kona Electric juga mampu memiliki jarak tempuh 345 km (berdasarkan NEDC3) dan 289 km(berdasarkan WLTP4) dalam sekali pengisian daya.
Tidak hanya respon yang spontan kendaraaan elektrik juga memberikan kenyamanan dengan tidak adanya suara mesin saat mengendarainya.
Kona juga sudah memakai all-electric powertrain, yang membuat berkendara akan sangat menyenangkan.
Kendaraan ini juga sangat mudah dalam pengoprasianya dengan teknologi pintar yang disematkan, mobil menjadi sangat user friendly. Misalnya, Berkat teknologi shift by wire, cukup dengan satu sentuhan saja pada konsol tengah kendaraan, pergantian manuver akan semakin mudah. Baik untuk bergerak maju, mundur, atau berganti posisi ke netral atau posisi parkir.
Tidak hanya pengisian melalui carging Kona Electric juga menggunakan teknologi regenerative braking dimana akan berguna untuk menghentikan laju mobil dan energi dari pengereman digunakan untuk mengisi ulang baterai.
Dalam segi perawatan mobil listrik tidak menyulitkan. Pemilik mobil Kona Electric tak perlu sering ke bengkel. Karena komponen yang berputar di mobil listrik jauh lebih sedikit dibandingkan combustion engine.
Hal tersebut dikarenakan mobil listrik itu umumnya hanya ada baterai dan motor penggerak,
Untuk servis berkala, biasanya pada mobil mesin bakar intervalnya per 10 ribu km atau 6 bulan sekali.
Untuk Kona Electric dalam rentang 15 ribu km atau satu tahun yang diganti rutin adalah filter AC untuk sirkulasi udara di dalam kabin. Selain dari itu penggantian coolan atau pendingin baterai.
Terlebih mobil listrik murni Hyundai bebas biaya perawatan 5 tahun atau 75.000 km. Dan untuk baterai lithium-ion yang tersemat di mobil di warranty sampai 8 tahun atau 160.000 km.
Pada bagian pengecasan/Charging Hyundai Kona Electric bisa dilakukan pengecasan atau pengisian ulang daya di rumah, atau di manapun selama ada steker dengan portable charger yang disertakan untuk setiap mobil.
Nah, bila ternyata kehabisan energi atau terdapat kendala di tengah jalan, HMID siapkan layanan dimana selama masa garansi, pengguna dapat memanfaatkan roadside assistance dan Mobile Charging gratis.
Jika anda seering ke Ibu Kota DKI Jakarta, pemda telah menerbitkan Pergub No 3 tahun 2020 yang membebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sehingga membuat harga OTR bisa rendah itu. Di samping itu, pajak tahunan dipastikan lebih rendah. Sesuai Permendagri No 8 tahun 2020, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mobil listrik ditetapkan paling tinggi 30 persen dari tarif normal. Yang jelas, pengeluaran untuk perpanjangan STNK tidak akan semahal mobil Rp 670 jutaan. Jauh di bawah itu.
Dari semua itu yg terpenting adalah harga terjangkau dimana Hyundai Kona Electric dibanderol Rp 674.800.000 on the road Jakarta. Dimana harga tersebut jauh lebih murah dari kendaraan listrik pada umunya di segmennya.
(*/cr3)
Sumber: satubanten.com










