LEBAK-Siberindo.co
Perilaku kurang baik, dialami Noma (45), Wartawan Media Suara Nusantara News, Wilayah Lebak. Pasalnya, usai melihat kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-77 di Alun-alun Rangkasbitung, Rabu, 17 Agustus 2022, dirinya menerima perlakuan yang kurang baik dari Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Orok Sukmana.
Wartawan yang sehari hari meliput diwilayah Kabupaten Lebak ini menyayangkan sikap tidak mencerminkan seorang pejabat lebak serta tidak memiliki adab bahasa yang baik,
“Usai upacara bendera, saya melihat Pak Orok Sukmana, Kadis Indag Lebak, lalu saya menemui beliau, bermaksud becanda, malah kadis indag bilang dengan logat bahasa sunda kasar, sambila jalan bilang, Diamah Ngisinkeun, gitu katanya,” ungkap Noma dengan nada kesal.
Mulutmu harimau mu.. Peribahasa ini yang sering didengar mencerminkan sikap perilaku seseorang, apalagi dia seorang pejabat. perilaku seorang Kepala Dinas, tidak sepantasnya berbahasa kasar,
“Dia itu kan seorang Kepala Dinas, Pejabat publik pelayan publik, seorang pemangku kebijakan yang ada di Badan Publik, tidak semestinya mengeluarkan kata-kata kasar, padahal saya pun tidak bermaksud menekan beliau, justru beliau malah mengeluarkan bahasa kasar yang tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat, terlebih dia itu adalah seorang Pimpinan atau Kepala Dinas”, beber Noma.
Sementara itu, sejumlah awak media dilebak menyayangkan sikap tidak terpuji seorang pejabat lebak, jika memang demikian adanya.
Sementara itu, Ketua Forum wartawan lebak Abak Bahtiar ikut bicara, jika memang benar sikap kepala dinas disperindag lebak bersikap kasar terhadap jurnalis maka tidak menutup kemungkinan pejabat lain pun sama, karena satu orang berperilaku tidak baik merupakan cerminan pejabat dilebak seprti itu,
“Ya, saya akan berkordinasi dengan pejabat yang bersangkutan, apakah itu benar atau tidak, jika memungkinkan saya akan melakukan konsolidasi dengan semua organisasi wartawan dilebak,”tegasnya. (Noma)










