oleh

Kepala Desa Citeras Klarifikasi terkait adanya berita dugaan Pemotongan

Lebak, SNNews.Net – Terkait beredarnya vidio dan berita di salah satu media elektronik tentang adanya dugaan Pemotongan terkait Bantuan Pangan Non Tunai di Desa Citeras Pemerintah Desa Citeras mengklarifikasi adanya berita atau Vidio yang beredar dan mengundang sejumlah Penerima BPNT di kediaman ketua RT 04/02 Desa Citeras kec.Rangkasbitung Lebak, Kamis ,(17-09-20). Dilansir medi a suara nu santrinews.net – group siberindo.co.

Kami mengundang dan menghadirkan penerima BPNT (Bantuan pangan non tunai) tersebut untuk memastikan kebenaran tentang Vidio atau berita yang sudah beredar”Ujar Siti Haeriah selaku Agen Brilink ,yang dimana saya hanya selaku Agen Brilink untuk menawarkan untuk mencairkan dana tersebut di Agen kita,sesuai dengan Usaha Agen Brilink saya sesuai aturan itu akan dikenakan biaya administrasi sebesar 15000 ( Lima belas Ribu Rupiah) itu pun kalo mereka mau.dan saya persilahkan untuk mengambil di ATM Bersama ataupun ke Bank BRI terdekat.

Pada akhirnya mereka menyetujui untuk mencairkan di Agen Brilink milik kita dan menyetujui adanya Administrasi sebesar 15000 .tetapi kebalikannya malah saya dapat tudingan adanya dugaan pemotongan sebesar 50.000 saya bingung dan saya beserta kepala desa mencoba mendatangi mereka untuk di klarifikasi.”Ucapnya…

Ketika di datangi wartawan selaku KPM BPNT yang berjumlah 7 Orang penerima mengatakan bahwa kami tidak membenarkan adanya kabar pemotongan oleh Siti Haeriah,kami hanya membayar administrasi Brilink sebesar 15000 (Lima Belas Ribu Rupiah) ,dan sisanya sebesar 35000 itu kami memberikan rasa ucapan terimakasih ikhlas dan sukarela kepada RT setempat karna sudah membantu dan mengambilkan dana bantuan tersebut.karna kita selaku ibu ibu yang sudah tua dan berkesibukan disawah tidak bisa datang untuk mengambil apa lagi pake kartu karna Kami tidak cukup mengerti”Ucap samni ibu paruh baya Salah satu penerima BPNT.

BACA JUGA:  35 Bidan Mengikuti Sumpah/Janji PNS Kabupaten Tangerang

Kepala Desa Citeras “Madra’i dalam penyampaiannya,berterimakasih kepada unsur Lembaga ataupun Media yang sudah memberikan informasi terkait adanya dugaan pemotongan BPNT ,tetapi perlu diketahui supaya di klarifikasi terdahulu benar atau tidaknya Vidio yang sudah beredar tersebut.
Sekali lagi saya tegaskan bahwa kita tadi sudah mengklarifikasi kemasyarakat dan hasilnya masyarakatpun tidak membenarkan bahwa terjadinya dugaan pemotongan yang dituduhkan kepada sodari Siti Haeriah selaku pengelola Agen Brilink .
Dan kepada masyarakat kedepanya agar untuk pencairan tahap berikutnya supaya tidak menyuruh orang lain untuk mengambil dan mencairkanya,supaya tidak ada mis komunikasi.”Ucapnya..
(Siberindo.co/bak)…

Komentar

News Feed