oleh

Gubernur DKI Jakarta Anies Acungkan Jempol Ketika Ditanya Soal Formula E

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya mengacungkan jempolnya saat ditanya awak media terkait penyelenggaraan Formula E. Hal ini terjadi saat Anies ditemui awak media usai mengantar pulang Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD di depan pendopo Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (16/11/2021).

“Pak Anies soal Formula E Pak Anies, peninjauan (lokasi) mundur?,” tanya salah satu awak media.

Anies pun hanya melambaikan tangan, lalu mengacungkan jempol. Setelah itu, Anies meninggalkan awak media, masuk ke Gedung Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

Baca Juga  Polda Banten Gelar FGD Bahas Pemberantasan Aksi Premanisme Bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

Sebagaimana diketahui, Formula E telah diputuskan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 mendatang. Rencananya, venue Formula E akan diputuskan pada akhir Desember 2021 seusai FEO melakukan pengecekan terhadap lokasi alternatif penyelenggaraan Formula E.

Saat ini, Formula E juga masih diselidiki KPK terkait dugaan adanya korupsi dalam proses penganggarannya. KPK masih mengumpulkan barang bukti untuk memastikan ada tidaknya unsur korupsi dalam proses penganggarannya Formula E.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan dan mengkaji lebih dalam soal izin pembukaan konser musik di Jakarta. Pasalnya, kata Riza, kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan harus menjadi perhatian agar tidak menimbulkan klaster Covid-19 baru.

Baca Juga  Anies Baswedan Kunjungi Festival #IniJakarta di Lapangan Banteng

“Banyak hal yang memang harus dipersiapkan termasuk konser musik. Kalau karaoke sudah boleh. tempat wisata juga sudah dibuka, yang lain-lain yang dapat menimbulkan kerumunan itu mohon kita perhatikan lagi,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/11/2021) malam dilansir beritasatu.com.

Pemprov DKI Jakarta, kata Riza, secara bertahap membuka aktivitas masyarakat termasuk konser musik dengan memperhatikan penerapan protokol kesehatan dan perkembangan kasus Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang bisa memunculkan gelombang ketiga.

Baca Juga  Kembali dengan Bekal Pengalaman, Tujuh WBP Rutan Surakarta Tuntaskan Perkemahan Satya Dharma Bhakti

“Jangan sampai kita buka menimbulkan kerumunan yang luar biasa dan akhirnya ada penyebaran. Pada dasarnya nanti bisa berakibat pada gelombang ketiga. kita tunggu waktu yang tepat,” ungkap Riza.

Lebih lanjut, Riza meminta masyarakat tetap disiplin dan tidak boleh lelah menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Dia juga mengajak semua masyarakat DKI Jakarta untuk segera divaksinasi Covid-19.

“Sekali lagi disiplin masyarakat, pastikan seluruh masyarakat patuh prokes, tanggung jawab, pastikan kita dan keluarga sudah mendapatkan vaksin,” pungkas Riza.(*/cr2)

News Feed