oleh

Kasus DBD di Wilayah Tangerang Raya Meningkat

Tangerang – Kasus DBD atau demam berdarah dengue di wilayah Tangerang Raya kini kian meningkat. Selain ancaman penularan virus Covid-19, musim penghujan yang mulai masuk juga harus menjadi kewaspadaan masyarakat.

Hal itu seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang sampai bulan Oktober 2021, ada 350 orang warga yang terjangkit DBD. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi saat dihubungi media, Rabu (17/11/2021).

“Kalau dari catatan kami sampai Oktober 2021, ada 350 kasus DBD yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, naik 82 kasus daripada bulan untuk bulan Oktober. Meski dari 82 kasus tersebut, belum sampai menimbulkan korban meninggal,” kata Hendra dilansir beritasatu.com.

Walau mengalami peningkatan, kasus DBD pada 2021 masih belum melebihi angka kasus pada 2020. Tahun-tahun sebelumnya, angka kasusnya bisa mencapai angka 800-1.000 kasus.

Baca Juga  Dukungan Penuh Program Ketahanan Pangan Daerah Banyumas, Lapas Kelas IIA Purwokerto kembali Salurkan Pupuk Kompos kepada DLH banyumas sebanyak 3.1 Ton

“Kasus DBD tahun ini terjadi penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang bisa mencapai 800 sampai 1.000 kasus DBD dalam periode sama. Namun demikian, penurunan ini tidak bisa dijadikan patokan sebagai keberhasilan menangani kasus DBD. Karena kami khawatir masih ada kasus DBD yang belum terdeteksi yang angkanya biasanya melebihi angka kasusnya,” ujar Hendra.

“Namun demikian, kita tetap berupaya meningkatkan pencegahan kasusnya dengan mengingatkan masyarakat dan meningkatkan peran serta masyarakat untuk hidup bersih dan menjalankan program 3M, yakni menguras, membersihkan dan menutup tempat-tempat yang bisa dijadikan lokasi nyamuk berkembang biak,” ucap Hendra.

Baca Juga  Ini Alasan Rencana Tangsel Buang Sampah ke Kota Serang Diundur

Senada dengan wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga kasus DBD-nya tinggi. Sepanjang 2021 ini, Dinas Kesehatan Kota Tangsel, mencatat ada 342 kasus DBD yang terjadi di wilayahnya.

“Dari awal tahun 2021 hingga November 2021 ini, kami telah mencatat ada 342 kasus DBD di Tangsel. Khusus untuk bulan November ini, kita sudah mencatat ada 56 kasus yang terjadi dan angkanya di atas rata-rata bulan-bulan sebelumnya, tetapi masih di bawah angka kasus tahun kemarin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar.

“Kita sejauh ini terus berupaya menekan laju penyebaran kasus DBD-nya dengan terus proaktif menggelar sosialisasi penanganan demam berdarah ke masyarakat dan minta masyarakat menjalankan pola hidup bersih,” ucap Allin.

Baca Juga  Danramil 0111/Pagelaran Hadiri Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sementara, angka penderita penyakit demam berdarah di Kota Tangerang sejauh ini masih belum meningkat. Namun demikian, Dinas Kesehatan Kota Tangerang berupaya untuk mengingatkan masyarakat untuk rutin membersihkan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kalau dari data kita belum ada lonjakan yang signifikan, di mana bulan Oktober kemarin ada 21 kasus DBD dan November ini baru tiga kasus. Itu yang membuat kita tak bosan mengadakan sosialisasi penangan penyakit DBD untuk membentuk pola hidup bersih di masyarakat dan ini yang terus kita lakukan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni.(*/cr2)

News Feed