oleh

PSI Apresiasi Respon Kementan Terhadap Harga Kedelai Di Banten

BANTEN – Upaya menurunkan harga kedelai akhirnya diwujudkan oleh Kementan dengan memberikan stok 50 ton kedelai untuk Banten melalui Kopti Serang dengan harga Rp. 8500/kg dan Rp. 9000/kg di pengrajin tahu tempe.

Informasi ini tentu disambut dengan gembira oleh Ketua Kopti Kab Serang, Dadan Subarna melalui telepon kepada Maretta, Anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang beberapa waktu lalu ikut menyuarakan kenaikan harga kedelai di beberapa media.

“Saya rasa ini juga merupakan hasil perjuangan PSI dan Ibu Maretta yang beberapa waktu lalu mengunjungi Kopti & pengrajin tempe di Kramatwaktu. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Maretta selaku anggota Komisi II yang membidangi perekonomian bersama tim dari Partai Solidaritas Indonesia yang sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap jeritan pengrajin tahu & tempe disini”, ujar Dadan.

Baca Juga  Sukses Gelar Muswil 4, KAMMI Banten Tetapkan Wardian Sebagai Ketua Umum

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Aan Muawanah juga membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi melalui whatsapp. “Ya, operasi pasar kedelai rencana mulai dilakukan di hari Senin, 22 Maret 2021 di pengrajin Cipete Kramat. Harga gakoptindo beli ke importir 8.500, jual ke pengrajin 9000,-” Ujar Ibu Aan

“Tentu upaya ini sangat kita apresiasi, meskipun belum bisa memenuhi harga terendah yang diharapkan, namun setidaknya ini bisa memberikan sedikit kebahagian, pengrajin bisa menyisihkan keuntungan buat keluarga mereka. Saya berharap persoalan harga kedelai ini bisa segera normal kembali, tidak hanya sementara, namun bisa lebih untuk jangka yang lama. Pemerintah Provinsi juga harus bisa mengambil peran nyata dalam upaya penstabilan harga di pasar melalui BUMD Agrobisnis yang ada”, kata Maretta.(bgn)

News Feed