LEBAK – Bangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sidamulya 1, kini sekitar tiga meter roboh akibat terinjak Combine. Hal tersebut berlokasi di Kampung Sukamaju, Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Dikatakan H.Sudirman, selaku ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sidamulya 1 yang juga ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Cipedang, bahwa bangunan irigasi yang roboh itu akibat combine yang menginjak irigasi sambil memutar arah.
“Saat itu saya mendapat laporan dari masyarakat bahwa irigasi itu roboh karena diinjak combine sambil memutar arah, namun laporan masyarakat kepada saya itu telat, sehingga pas waktu saya periksa ke lokasi combinenya sudah tidak ada, jadi tidak diketahui pemilik combine tersebut,” Katanya saat ditemui Bungasbanten.id, di rumahnya, Jum’at (18/6/2021) Dikutip Bungasbanten.id – Group siberindo.co
Lanjut H.Sudirman, “Kejadiannya sekitar lebih dari satu bulan, dan akibat combine itu bangunan irigasi sekitar panjangnya tiga meter patah dan miring. Tidak selang berapa lamanya pas hujan lebat bangunan irigasi yang patah dan miring itu tanahnya terkikis air sehingga menjadi roboh,” ujarnya.
Atas kepeduliannya, H.Sudirman akan segera berupaya melakukan perbaikan irigasi tersebut dengan cara swadaya.
“Demi kepentingan bersama para petani, saya akan segera memperbaiki irigasi tersebut secara swadaya, semoga ada rezekinya.” pungkasnya. *(UZEX)










