oleh

Dukungan Penuh Program Ketahanan Pangan Daerah Banyumas, Lapas Kelas IIA Purwokerto kembali Salurkan Pupuk Kompos kepada DLH banyumas sebanyak 3.1 Ton

Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan daerah. Pada Kamis (18/9), Lapas Purwokerto menyalurkan sebanyak 3,1 ton pupuk kompos kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas. Pupuk organik ini merupakan hasil pengolahan sampah oleh warga binaan yang dikemas dalam 220 karung.

Baca Juga  Ranperda Kabupaten Layak Anak di Pulau Morotai Diharmonisasi

Kegiatan penyaluran ini menjadi bukti nyata kontribusi Lapas dalam pemanfaatan hasil karya warga binaan yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendukung pertanian ramah lingkungan di wilayah Banyumas.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi positif antara Lapas dan pemerintah daerah.

Baca Juga  Kemenkumham Malut Dorong Pemkab Halut Bentuk Ranperda Keamanan Pangan Berperspektif HAM

“Kami berharap penyaluran pupuk kompos ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas tanah dan hasil pertanian masyarakat Banyumas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa Lapas Purwokerto akan terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan kemandirian, sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus meningkatkan citra positif Pemasyarakatan.

Baca Juga  Peningkatan Nilai Indeks Reformasi Hukum Pemda di Malut Jadi Prioritas

(Humas Lapas Purwokerto)

News Feed