oleh

DWP Bekerja Sama Dengan KBRI Islamabad

Islamabad – Dharma Wanita Persatuan (DWP) bekerja sama dengan KBRI Islamabad, dan perusahaan Batik Indonesia, Alleira mengadakan pagelaran promosi Wastra Indonesia bertema “Wastra Indonesia: Celebrating Value of Cultural Heritage and Diversity”, di Aula KBRI Islamabad, Kamis (18/11/2021).

Promosi dilaksanakan dalam bentuk peragaan busana (fashion show) dengan model para istri duta besar negara sahabat dengan memakai pakaian batik dan tenun di hadapan 50 tamu undangan, terdiri dari istri kepala perwakilan asing, organisasi internasional, dan pimpinan Pakistan Foreign Office Women’s Association (PFOWA), dan friends of Indonesia.

Kegiatan promosi ini dilaksanakan seiring dengan pelonggaran akibat pandemi Covid-19 oleh Pemerintah Pakistan.

Para istri kepala perwakilan asing sangat antusias mengikuti acara fashion show ini. Berbagai macam display batik dan wastra nusantara dari berbagai daerah di Indonesia juga digelar dan dipajang untuk menunjukkan kekayaan wastra nusantara.

Ketua DWP KBRI Islamabad, Irina Adam dalam sambutanya mengatakan, wastra merupakan produk istimewa karena mayoritas pembuatnya adalah wanita yang bekerja sebagai usaha kecil menengah (UKM).

Menurut Irina Adam, batik dan tenun adalah warisan budaya yang mendapatkan popularitas pada industri mode di seluruh dunia. Wastra juga merupakan peninggalan nenek moyang yang menjadi aset budaya dan memiliki peran sosial yang vital di Indonesia karena setiap lembar wastra memiliki cerita dan keunikan tersendiri.

Baca Juga  Hari Batik Nasional, Tine Al Muktabar Dorong Generasi Muda Bangga Gunakan Batik

Dia berharap pameran ini dapat menginspirasi para undangan untuk mempelajari tentang corak batik dan tenun, dan berkunjung ke Indonesia untuk menyaksikan secara langsung bagaimana wastra menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi tinginya kepada para undangan khususnya para istri duta besar yang turut berpartisipasi dan mendukung acara fashion show ini,” ujar istri Dubes RI Islamabad ini dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Kamis (18/11/2021).

Acara ini juga dihadiri tamu kehormatan, Mehwish Sohail, President PFOWA yang juga istri dari Sekjen Kemenlu Pakistan.

Mehwish dalam sambutan mengatakan sangat terhormat menjadi bagian dari peragaan busana ini. Peragaan busana batik sangat indah dan sungguh menikmatinya.

“Kami kagum melihat istri para duta besar tampil sebagai peragawati dan menurut saya batik adalah kain yang sangat berkelas. Kami juga menyukainya makanan Indonesia yang luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga  Ganjar Kunjungi Acara Festival Payung Indonesia di Surakarta

Istri Dubes Australia, Kayna Shore menyambut baik undangan pagelaran busana, dan sekaligus belajar cara membatik dan melihat beragam jenis batik Indonesia.

Fashion show yang benar-benar menakjubkan. Kami melihat teman-teman kami di atas catwalk mengenakan pakaian yang sangat tradisional, dan juga modern. Sekarang saya tidak sabar untuk menemukan butik di Islamabad. Setelah peragaan busana kami menikmati beberapa makanan Indonesia yang fantastis,” ujar Kayna Shore.

Fashion show yang dipandu master ceremony Dina Shahabudin ini juga memperoleh sambutan meriah dari para undangan.

Hal ini mengingat para model peragawati adalah para istri duta besar dari negara-negara sahabat antara lain Madam Zhanna Assanova dari Kazakhstan, Madam Irena (Ceko), Madam Reema (Bangladesh), Madam Henriette (Belanda), Madam Pornrat Krachaiwong (Thailand) yang didampingi model senior dari Indonesia, Miyra Mathilda dan Yanti Budi.

Acara fashion show yang melibatkan para istri duta besar ini merupakan pertama kalinya diadakan sehingga menjadikan suasana pagelaran busana menjadi seru dan meriah.

Baca Juga  PT PLN Komitmen Sukseskan Gelaran IATC 2021

This is first time we have this kind of fashion show,” imbuh Irena, istri Dubes Ceko.

Umumnya para istri dubes sangat antusias mengikuti acara pagelaran. “Very exciting,” ungkap Pornrat, istri Dubes Tahiland ketika ditanya perasaannya menjadi peragawati pada acara tersebut.

Beberapa istri duta besar juga bahkan memamerkan batik milik mereka sendiri pada acara fashion show tersebut.

Kegiatan pagelaran juga dilanjutkan dengan promosi kuliner nusantara yang menyajikan makanan seperti sate, lontong, bakso, rempeyek, kue-kue tradisional, dan lainnya.

Duta Besar untuk Pakistan, Adam M Tugio menyambut baik pelaksanaan ekshibisi dan memuji peran ibu-ibu DWP dalam mempromosikan sosial budaya Indonesia di Pakistan.

Menurutnya, kegiatan eksibisi ini akan terus dilanjutkan karena memperoleh animo dan antusiame yang tinggi dari masyarakat Pakistan dan warga asing di Islamabad.

Fashion show ini juga merupakan bagian dari rangkaian dari promosi batik serta pengantar bagi kompetisi Desain Batik dengan motif Pakistan yang akan dilakukan pada 2022 di Pakistan.(*/cr2)

News Feed