oleh

Cak Lontong Sambangi Nelayan Bayah, Ade: Banyak Program yang Salah Sasaran

SIBERINDO.CO – Komedian sekaligus influencer Cak Lontong bersama Caleg PDI-P Bonie Triana dan mantan wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengunjungi masyarakat Lebak Selatan khususnya wilayah Bayah, Jumat (19/1/2024) pagi.

Cak Lontong tiba di Lapangan Sepakbola Bayah ditemani Bonie Triana dengan menaiki helikopter dari Jakarta dan melanjutkan perjalanan menuju Pasar Pelelangan Ikan (TPI) Bayah untuk mendengarkan langsung aspirasi para nelayan.

Meski diguyur hujan, Cak Lontong pun disambut ratusan warga termasuk emak-emak dan anak-anak yang meminta foto selfie.

Baca Juga  Akhir Januari 2026, Wali Kota Robinsar : Tiang dan Kabel Udara Tak Lagi Telihat di Kota Cilegon

Kedatangan Cak Lontong ke Bayah ini bertujuan mendengarkan aspirasi nelayan bersama kader PDI-P Banten, TPD dan TPN yang menemani.

“Rupanya di musim penghujan seperti ini, nelayan malah mengeluhkan hasil tangkapan dan bingung harus ngapain. Dengan turun langsung ke masyarakat kita jadi tahu apa masalahnya dan akan memberikan solusi yang tepat sasaran,” katanya.

Baca Juga  Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu, Polda Banten Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97

Cak Lontong yang didampingi mantan Wakil Bupati Lebak yang juga Caleg DPRD Provinsi Banten Ade Sumardi bersama Caleg DPR RI Dapil Banten 1 Bonie Triana pun tak sungkan berkeliling pasar dan melihat kondisi Pasar Bayah.

“Sosok Cak Lontong dinilai tepat untuk turun langsung ke masyarakat, karena sudah dikenal di segala kalangan. Dia pun terlihat langsung berbaur dan mendengarkan aspirasi nelayan di Bayah untuk disampaikan kepada Pak Ganjar nanti,” imbuh Ade Sumardi.

Baca Juga  Jumat Berkah Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan Agus Andrianto

Ade pun beranggapan banyak program-program pemerintah saat ini kurang tepat sasaran, bahkan dikatakan salah sasaran.

“Istilahnya nelayan itu dikasih jala, pancing bukan dikasih pacul, begitu sebaliknya petani jangan dikasih jala. Semuanya harus tepat sasaran, agar manfaatnya juga dirasakan langsung baik oleh nelayan atau petanis sendiri maupun oleh masyarakat,” beber Ade.(**)

News Feed