oleh

Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Hj. Ida Fauziah, M.Si Kunjungi KBB

KBB, Dampak dari pandemi Covid-19 bukan saja dibidang kesehatan melainkan ke semua sektor dan yang paling terdampak yakni sektor ketenaga kerjaan. Ada 3 juta lebih yang terpaksa di PHK dan dirumahkan.

Kondisi ini betul-betul memukul kita semua. Pertumbuhan ekonomi hampir disemua negara mengalami minus pertumbuhan ekonominya. Tentunya Kita tidak berharap terjadi yang sama di negara kita.

Hal itu diungkakan Menteri Ketenagakerjaan RI  Dr. Hj. Ida Fauziah, M.Si ketika mengunjungi Kabupaten Bandung Barat (KBB),Minggu (19/07/2020). Dalam ràngka laksanakan Nota kesepakatan antara Kemnaker RI dengan KBB tentang senergitas pelaksanan pelatihan dan program pengembangan padat karya produktif bidang pertanian dibandung Barat.

Baca Juga  Bahu Jalan Nasional III Banjir Hingga Ketinggian Tiga Meter

Lanjut Ida, “Saya yakin dan percaya bahwa dalam menghadapi Covid-19 ini dengan membangun solidaritas diantara pemerintah pusat dan daerah. Dengan upaya yang dilakukan kemenaker, kami mengarahkan dan memberikan kepada masyarakat dengan mengembangkan pertanian melalui pelatihan, Balai Latihan Kerja (BLK) pertanian,”imbuhnya

Dengan telah dibukanya hotel-hotel dan wisata di KBB, mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi ini makin membaik. Dimulai dari KBB ini kami memulai mensinergikan internal ketenaga kerjaan dengan pemda Kabupaten Bandung Barat, dengan harapan kita akan kembangkan hal yang sama di Kabupaten/kota lain.

Saya yakin dan percaya masyarakat Kabupaten Bandung Barat memang layak menjadi percontohan. “Kabupaten Bandung Barat dijadikan Pailot project dalam mengembangkan pertanian melalui pelatihan” tegasnya.

Baca Juga  Jasa Raharja Banten Gelar Rapat Kesiapan Ops Nataru 2022 Perihal Penanganan Lakalantas dan Laut Banten

Hal yang sama diungkapkan Bupati Bandung Barat, H. Aa Umbara Sutisna, Dimasa tanggap darurat bencana Covid-19  kita harus hadapi dengan sikap dewasa, sadar dan tawekal  yang berkelanjutan, bahwa bencana ini bukan saja mengancam jiwa tapi juga memporakporandakan seluruh aspek kehidupan tidak terkecuali tatanan ekonomi, “untuk itu pemerintah KBB berusaha dengan sekuat tenaga dan bereaksi cepat sesuai dengan jargonya lumpaat( Lumampah bawa mangfaat) untuk mengatasi berbagai masalah,”terangnya.

” Saat ini Kabupaten Bandung Barat sedang gencar melakukan pengembangan disektor pariwisata dan pembinaan UMKM

Tujuan utama untuk padat karya dibidang pertanian dan kewirausahaan lanjut Aa, adalah sebagai upaya penanggulangan terhadap korban PHK yang terdampak bencana Covid-19 serta menekan angka pengangguran di KBB,

Baca Juga  Loka Karya Mini Lintas Sektoral Puskesmas Dihadiri Kapolsek

Kesempatan ini sangat penting sekali, Dengan kehadiranya mentri Tenaga Kerja ke KBB ini salah satu bukti dalam membangun solidaritas diantara pemerintah pusat dan daerah. Dengan upaya yang dilakukan kemenaker ini, “kami mengarahkan dan memberikan kepada masyarakat dengan mengembangkan pertanian melalui pelatihan, Balai Latihan Kerja (BLK) pertanian,” jelasnya.

“Untuk mengurangi beban hidup mereka kepada stikholder untuk dapat terlibat baik secara langsung atau tidak kangsung agar program ini dapat berjalan dengan lancar dan berkesinambungan,”pungkasnya.(tries/Dialogpublik.com)

Komentar

News Feed